Presiden Jokowi Fokuskan Peta Jalan Pembangunan pada Investor Daily Summit 2023

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Rabu, 25 Oktober 2023 | 13:36 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato pentingnya implementasi peta jalan pembangunan dalam Investor Daily Summit 2023. (Foto: presidenri.go id)
Presiden Joko Widodo memberikan pidato pentingnya implementasi peta jalan pembangunan dalam Investor Daily Summit 2023. (Foto: presidenri.go id)

FAJARNUSA.COM — Presiden Joko Widodo Mengawali Investor Daily Summit 2023 dengan Fokus Pada Implementasi Peta Jalan Pembangunan

Kemarin Selasa 24 Oktober 2023, Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Investor Daily Summit 2023 yang diselenggarakan di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya implementasi dari peta jalan pembangunan sebagai kunci keberlanjutan Indonesia.

Baca Juga: Program Sinergi Integrasi Pelayanan Publik, Bupati Kuningan Sambangi Desa Manis Kidul

"Semua peta jalan itu sudah jelas. Tinggal nanti kita ini biasanya dari kunci keberlanjutan itu bukan di kebijakan makronya, bukan di rencana-rencana makronya, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mengawal implementasi," ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga menyoroti perlunya kerja detail di lapangan untuk memastikan implementasi yang efektif.

Oleh karena itu, ia mendorong setiap kementerian dan lembaga untuk membentuk tim pengawas yang dapat memantau implementasi sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: KAI Selenggarakan Rail Clinic Gratis Bagi Masyarakat di Stasiun Pasirbungur Daop 3 Cirebon

“Memang kerja sekarang enggak bisa yang makro saja, enggak bisa. Kita harus punya tim masing-masing, kementerian/lembaga punya tim untuk mengawal di lapangan. Ini biasa yang senang untuk terjun di lapangan anak-anak muda. Kawal di lapangan, cek lapangan, awasi lapangan, hingga sesuai betul dengan kebijakan, policy yang sudah kita putuskan,” lanjutnya.

Presiden Jokowi juga mendorong keberanian dalam pengambilan keputusan terkait rencana pembangunan, menekankan bahwa faktor selain pertimbangan ekonomi juga harus dipertimbangkan dengan serius.

“LRT juga sama seperti itu, hanya bagaimana menutup kerugian itu dari sebelah mana, dari anggaran apa, dari income apa, dari penerimaan apa itu yang harus dicari. Akhirnya ketemu ditutup dari ERP, ditutup dari electronic road pricing. Ketemu ya sudah diputuskan, saat itu saya putuskan dan itu adalah keputusan politik bahwa APBN atau APBD sekarang masih suntik 800 miliar (rupiah) itu adalah memang kewajiban karena itu pelayanan, bukan perusahaan untung dan rugi,” kata Presiden.

Baca Juga: Bayi Laki Laki Usia 5 Bulan Di Sumbar Menjadi Sorotan Atas Dugaan Terkena Tumor Atau Hamil

Di acara tersebut, turut hadir tokoh-tokoh penting, seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Direktur Utama Bank BNI Royke Tumilaar, Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita, dan CEO B Universe Rio Abdurrachman.

Presiden Jokowi berharap bahwa pertemuan ini akan menjadi langkah awal yang signifikan menuju keberlanjutan pembangunan Indonesia. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X