Anak Santri Di Salah Satu Ponpes Palembang, Tangannya Dibakar Oleh Teman Sesama Santri, Pihak Keluarga Lapor

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 22:07 WIB
Pihak keluarga melapor ke ponpes terkait anak yang dibakar (BritaBrita.com)
Pihak keluarga melapor ke ponpes terkait anak yang dibakar (BritaBrita.com)

FAJARNUSA.COM — Yayasan Khazanah Kebajikan Ponpes Tadabur Al Quran, angkat bicara terkait video viral seorang santri berinisial RA (14), yang menderita luka bakar di tangan akibat dibakar temannya sesama santri. 

Diduga santri di palembang dibakar teman nya saat sedang tidur. Saat ini korban harus menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki. Peristiwa mengerikan itu terjadi pondok pesantren (Ponpes) di Palembang, Sumatera Selatan.

"Kejadian itukan belum tentu benar, tetapi sudah diviralkan," ungkap Pengurus Yayasan Khazanah Kebajikan Ponpes Tadabur Al-Quran bunda Paulin saat ditemui di Ponpes, Jumat (20/10).

Baca Juga: 4 Orang Komplotan Perampok Di Minimarket Jakbar Berhasil Dibekuk Polisi Yang Sempat Todongkan Senjata

Akibat kejadian tersebut, Kartini ibu dari RA melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Rabu (18/10/2023).

Kartini mengatakan, kejadian bermula saat ia menerima telepon dari pihak pesantren di kawasan Sematang Borang, Palembang, bahwa RA telah kabur dari asrama.

"Polisi sudah ke sini (Yayasan) untuk menyelidikinya, dan sudah diketahui kalau tangannya itu terbakar karena api obat nyamuk yang dipakainya saat RAR tidur, itu ada bekas bakar obat nyamuk. Kalaupun dibakar santri lain tidak mungkin langsung melepuh seperti itu, " kata Paulin.

Baca Juga: Video Hot Rebecca Klopper Kembali Jadi Incaran Netizen, Ada Oknum Yang Jadi Biang Kerok

Pihak Yayasan pun lanjut bunda Paulin, sudah menanyakan kepada satu per satu santri yang tidur satu kamar dengan RAR untuk memastikan kejadian tersebut sebelum video RAR terbaring di rumah sakit viral. 

**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X