Presiden Joko Widodo Hadiri KTT ASEAN-GCC di Arab Saudi

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 08:50 WIB
Presiden Joko Widodo bersama PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud dan pemimpin negara teluk berfoto bersama dalam KTT ASEAN-GCC di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo bersama PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud dan pemimpin negara teluk berfoto bersama dalam KTT ASEAN-GCC di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

FAJARNUSA.COM — kemarin 20 Oktober 2023, Presiden Joko Widodo memulai kunjungan hari ketiga di Kerajaan Arab Saudi dengan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-GCC (Gulf Cooperation Council).

KTT tersebut digelar di Hotel Ritz Carlton, Riyadh, pada Jumat, 20 Oktober 2023. Tiba sekitar pukul 09.10 waktu setempat, Kepala Negara disambut langsung oleh Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al-Saud.

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi bersama PM Mohammed bin Salman Al-Saud dan para pemimpin negara yang hadir dalam KTT ASEAN-GCC melakukan sesi foto bersama.

Baca Juga: Wakil Bupati Kuningan Hadiri Acara Pengukuhan UKM Kharisma

Presiden Jokowi terlihat berdiri di sebelah kanan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Setelah foto bersama, Presiden Jokowi dan para pemimpin negara lainnya menuju ruang sidang untuk memulai kegiatan KTT ASEAN-GCC.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyambut baik pertemuan pertama ASEAN dengan para pemimpin negara teluk.

Baca Juga: Cara Atasi Bau Mulut Sercara Alami Cara Utama Adalah Sikat Gigi

Sebagai Ketua ASEAN 2023, Presiden mengungkapkan terima kasih atas sambutan dan keramahtamahan dari Kerajaan Arab Saudi.

“Serta terima kasih atas sambutan dan keramahtamahan dari Kerajaan Arab Saudi,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya kedua kekuatan besar, yaitu ASEAN dan GCC, yang terus tumbuh.

Baca Juga: Seberapa Besar Manfaat Minum Kopi Salah Satu Manfaatnya Adalah Meningkatkan Konsetrasi

Data menunjukkan bahwa PDB ASEAN dan GCC saat ini mencapai lebih dari 5 triliun USD, dengan populasi mencapai lebih dari 700 juta jiwa.

“Ini adalah modal besar bagi kita untuk memainkan peran strategis sebagai kekuatan positif di tengah kondisi dunia yang terbelah,” ucap Presiden.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia mengapresiasi aksesi seluruh anggota GCC terhadap Traktat Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN sebagai komitmen negara teluk untuk mendukung perdamaian di Asia Tenggara dan kawasan Indo-Pasifik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X