Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Sinergi BRI untuk Pembangunan Infrastruktur Global

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Kamis, 19 Oktober 2023 | 09:47 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato pentingnya sinergi dalam Belt and Road Initiative (BRI) untuk memperkuat kerja sama global dalam pembangunan infrastruktur, dalam acara pembukaan Belt and Road Forum (BRF) ke-3 di Great Hall of The People, Beijing, pada 18 Oktober 2023. (Foto: Instagram/@jokowi)
Presiden Joko Widodo memberikan pidato pentingnya sinergi dalam Belt and Road Initiative (BRI) untuk memperkuat kerja sama global dalam pembangunan infrastruktur, dalam acara pembukaan Belt and Road Forum (BRF) ke-3 di Great Hall of The People, Beijing, pada 18 Oktober 2023. (Foto: Instagram/@jokowi)

FAJARNUSA.COM — Pada Kemarin 18 Oktober 2023, Presiden Joko Widodo menggarisbawahi pentingnya upaya bersama dalam mempertahankan nilai-nilai Belt and Road Initiative (BRI) demi memperkuat sinergi dan kerja sama dalam pembangunan infrastruktur.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara pembukaan Belt and Road Forum (BRF) ke-3 yang berlangsung di Great Hall of The People, Beijing, pada Rabu, 18 Oktober 2023.

"Saya berharap sinergi BRI dalam pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut, dan di tengah situasi dunia yang semakin terbelah, kerja sama BRI tidak boleh dipolitisasi. Ini memerlukan upaya bersama untuk menjaga nilai-nilai inti inisiatif ini agar semakin kuat dan berdampak," ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Melanjutkan Kunjungan Kerja Diplomatik di Beijing, China

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya rasa kepemilikan dalam kelangsungan proyek infrastruktur. 

Dia menganggap sinergi BRI harus memberikan kesempatan kepada negara tuan rumah untuk melaksanakan proyek-proyek nasional secara mandiri, mirip dengan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Indonesia yang telah diintegrasikan dengan BRI.

"Indonesia memiliki proyek nasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang kemudian disinergikan dengan BRI dan baru-baru ini telah diluncurkan dan dioperasionalkan," ungkap Presiden.

Baca Juga: Bupati Kuningan Hadiri Penutupan Pelatihan 15 Bumdesa yang Memajukan Ekonomi Desa

Selain itu, Presiden Jokowi berharap bahwa model sinergi semacam ini dapat diterapkan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

"Ke depan, kami juga akan sinergikan pembangunan IKN, transisi energi, dan hilirisasi industri," tambahnya.

Presiden Jokowi juga menyoroti prinsip kemitraan yang setara dan saling menguntungkan sebagai dasar proyek BRI. Ini harus disertai perencanaan yang matang, penggunaan sistem pendanaan yang transparan, penyerapan tenaga kerja lokal, dan pemanfaatan produk dalam negeri.

Baca Juga: Jaksa Agung ST Burhanuddin Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Untuk Persiapan Pemilu 2024

Terakhir, Presiden menegaskan bahwa keberlanjutan proyek BRI harus dipastikan untuk jangka panjang dan harus memperkuat fondasi ekonomi negara mitra, bukan sebaliknya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atas kontribusi yang telah diberikan kepada negara-negara berkembang melalui BRI.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X