FAJARNUSA.COM — Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia menyelenggarakan pelatihan bagi Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) di Kabupaten Kuningan.
Sebanyak 30 peserta dari 15 Bumdesa yang tersebar di 7 Kecamatan Kabupaten Kuningan telah mengikuti pelatihan hybrid selama 4 hari.
Pelatihan dilaksanakan online pada tanggal 12-13 Oktober 2023 dan offline pada tanggal 17-18 Oktober 2023 di Aula Desa Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung.
Baca Juga: Jaksa Agung ST Burhanuddin Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Untuk Persiapan Pemilu 2024
Bupati Kuningan, H. Acep Purnama SH MH, hadir dalam penutupan pelatihan ini, menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu dari 17 Kabupaten/Kota yang mendapat kesempatan untuk pelatihan ini.
Bupati Acep didampingi oleh beberapa pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Sindangagung, dan Kepala Desa Kertawangunan. Rini Khadijah Alawiyah dari Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Jakarta, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan hasil kerjasama dengan DPMD selaku leading sektor di bidang Bumdesa.
“Adapun narasumber pada pelatihan ini adalah dari Penggerak Swadya Masyarakat Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Jakarta dan DPMD Kabupaten Kuningan. Ini Kolaborasi yang sama -sama membangun Bumdesa agar lebih memiliki daya saing dan daya ungkit untuk mendongkrak ekonomi” ungkapnya.
Baca Juga: Daftar Para Pemain Film Horor The Devil on Trial di Netflix yang Dangkal Kisah Nyata
Adapun 15 Bumdesa yang terlibat dalam pelatihan ini tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Bupati Acep menekankan pentingnya peran Bumdesa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa pendirian Bumdes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendirian Bumdes menjadi penting karena bertujuan untuk memeratakan kesejahteraan dibidang perekonomian desa, pendapatan asli, dan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bumdes berperan penting dalam rangka memutar roda perekonomian masyarakat desa” Ucap Acep.
Baca Juga: Ini Dia Sinopsis Film The Devil on Trial Terbaru Tayang di Netflix
Selain pelatihan, acara tersebut juga menjadi wadah untuk memperkenalkan produk-produk dari Asosiasi Bumdesma (Bumdes Bersama) yang merupakan kolaborasi Bumdesa dari berbagai Desa di Kabupaten Kuningan.
Produk-produk seperti minyak goreng, sabun pencuci piring, dan air mineral dengan merk "Merdesa" turut ditampilkan dalam kesempatan ini, menggarisbawahi peran ekonomi desa dalam upaya peningkatan kesejahteraan. *
Artikel Terkait
Kematian Tony Stark dalam Marvel Cinematic Universe (MCU), Pilukan Para Fans
Kisah Tiga Sepatu Adidas yang Mendunia dan Menjadi Legenda Dunia Olahraga
Misteri Tanggal Kematian Tony Stark di Avengers Endgame, Mengapa Tanggal 17 Oktober?
Khasiat Madu Manuka Untuk Kesehatan Tubuh dan Bisa Untuk Perawatan Luka Loh
Bupati Ciamis Ajak Ribuan Warganya Sholat Istisqa Memohon Hujan