FAJARNUSA.COM — Seorang kakek berinisial IK (70) menjadi bulan bulanan para warga di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Kasus ini tengah viral di beberapa media sosial, berdasarkan video informasi, para warga telah berkumpul di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Wonoboyo Temanggung, Jawa Tengah.
Tak lama setelah itu, muncul seorang kakek yang diduga sebagai korban yang keluar dari dalam balai desa dengan pengawalan yang ketat.
Baca Juga: Wanita di Makassar Alami Kematian Yang Misterius, Kakak: Mulutnya Keluarkan Busa
Setelah melihat kakek, warga pun langsung heboh dan menyerang seorang kakek tersebut, namun pihak dari penjagaan terlalu ketat melindungi korban dari amukan warga.
Apa sebenarnya yang terjadi pada massa dan kakek tersebut? Kasatreskrim Temanggung menjelaskan awal mula kejadian tersebut terjadi pada saat kerja bakti.
Dalam kegiatan itu, warga memotong batang pohon durian milik IK yang menjulur ke jalan. Akan tetapi, IK tak terima dahan pohon duriannya dipotong, sehingga dia melaporkan perbuatan tersebut kepada Kepala Desa Purwosari.
Baca Juga: Palestina Kembali Menyusup ke Distrik di Sekitar Gaza yang Dijaga Ketat Oleh Israel
"Setelah laporan tersebut, IK bersama perangkat desa, tokoh agama, dan pemuda setempat diajak mediasi di Balai Desa Purwosari," kata Budi, dalam keterangannya di akun Instagram Humas Polres Temanggung.
Karena IK merasa tak terima bahwa pohon duriannya ditebang oleh warga, IK pun meminta ganti rugi kepada warga sebesar 50 Juta, namun tentu saja warga tidak akan menyanggupinya.
Namun akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk ganti rugi sebesar 5 Juta saja.
Baca Juga: McDonalds Israel Diboikot Karena Sumbangkan 4.000 Makanan ke Tentara Israel
"IK dan perangkat desa maupun tokoh masyarakat yang ada sudah mencapai kesepakatan dan sudah dibuatkan surat pernyataan," ujar Budi.
Akan tetapi, situasi berbeda justru terjadi di luar balai desa. Warga yang marah telah berkumpul menunggu IK keluar dari tempat musyawarah.
**
Artikel Terkait
Kabupaten Majalengka Pecahkan Rekor Sebagai Kota Terpanas di Indonesia pada Oktober 2023
Pemerintah Rencanakan Pindah Penerbangan, Dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati Majalengka
Alasan Para Ahli Mengenai Emisi Kendaraan Listrik Yang Lebih Besar Dibanding Bensin
Geek Fam The Giant Slayer Pulangkan Bigetron Dari MPL ID S12 Dan Amankan Grand Final Bonus Tiket M5
Heeseung ENHYPEN Rayakan Ulang Tahun ke-23, Simak Profil dan Perjalanan Kariernya