Warga di Temanggung Tega Keroyok Seorang Kakek, Ternyata Ini Masalahnya

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 15 Oktober 2023 | 20:05 WIB
Kakek di temanggung menjadi bulan bulanan warga (foto: tangkapan layar youtube) (Youtube Tribun Padang Official)
Kakek di temanggung menjadi bulan bulanan warga (foto: tangkapan layar youtube) (Youtube Tribun Padang Official)

FAJARNUSA.COM — Seorang kakek berinisial IK (70) menjadi bulan bulanan para warga di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kasus ini tengah viral di beberapa media sosial, berdasarkan video informasi, para warga telah berkumpul di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Wonoboyo Temanggung, Jawa Tengah.

Tak lama setelah itu, muncul seorang kakek yang diduga sebagai korban yang keluar dari dalam balai desa dengan pengawalan yang ketat.

Baca Juga: Wanita di Makassar Alami Kematian Yang Misterius, Kakak: Mulutnya Keluarkan Busa

Setelah melihat kakek, warga pun langsung heboh dan menyerang seorang kakek tersebut, namun pihak dari penjagaan terlalu ketat melindungi korban dari amukan warga.

Apa sebenarnya yang terjadi pada massa dan kakek tersebut? Kasatreskrim Temanggung menjelaskan awal mula kejadian tersebut terjadi pada saat kerja bakti.

Dalam kegiatan itu, warga memotong batang pohon durian milik IK yang menjulur ke jalan. Akan tetapi, IK tak terima dahan pohon duriannya dipotong, sehingga dia melaporkan perbuatan tersebut kepada Kepala Desa Purwosari.

Baca Juga: Palestina Kembali Menyusup ke Distrik di Sekitar Gaza yang Dijaga Ketat Oleh Israel

"Setelah laporan tersebut, IK bersama perangkat desa, tokoh agama, dan pemuda setempat diajak mediasi di Balai Desa Purwosari," kata Budi, dalam keterangannya di akun Instagram Humas Polres Temanggung.

Karena IK merasa tak terima bahwa pohon duriannya ditebang oleh warga, IK pun meminta ganti rugi kepada warga sebesar 50 Juta, namun tentu saja warga tidak akan menyanggupinya.

Namun akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk ganti rugi sebesar 5 Juta saja.

Baca Juga: McDonalds Israel Diboikot Karena Sumbangkan 4.000 Makanan ke Tentara Israel

"IK dan perangkat desa maupun tokoh masyarakat yang ada sudah mencapai kesepakatan dan sudah dibuatkan surat pernyataan," ujar Budi.

Akan tetapi, situasi berbeda justru terjadi di luar balai desa. Warga yang marah telah berkumpul menunggu IK keluar dari tempat musyawarah.

**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X