Alasan Para Ahli Mengenai Emisi Kendaraan Listrik Yang Lebih Besar Dibanding Bensin

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:55 WIB
Emisi kendaraan listrik yang lebih besar dibanding bensin (Pixabay/mmurphy)
Emisi kendaraan listrik yang lebih besar dibanding bensin (Pixabay/mmurphy)

FAJARNUSA.COM - Banyak orang yang bilang kalau polusi kendaraan listrik lebih kecil, ternyata pernyataan tersebut tidak semuanya benar.

Faktanya, Emisi kendaraan listrik lebih besar dibanding bensin menurut penjelasan para ahli.

Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian berharap, produsen harus berusaha menekan emisi Gas Rumah Kaca (ERK).

Baca Juga: Pemerintah Rencanakan Pindah Penerbangan, Dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati Majalengka

"Emisi kendaraan listrik akan jauh lebih rendah jika energi listrik yang digunakan untuk proses produksi dan saat mengisi baterai berasal dari energi bersih yang ramah lingkungan," ucapnya, Jumat (13/10/2023).

"Sehingga, dekarbonisasi sektor kelistrikan dapat membantu mengurangi penggunaan fase emisi pada kendaraan listrik berbasis baterai BEV (battey electric vehicle/BEV) ," tambah Agus.

Klaim tersebut didapat melalui studi Polestar dan Rivian tahun 2021 di Eropa, Amerika Utara dan Asia Pasifik yang dilaporkan Polestar and Rivian Pathway Report (2023).

Baca Juga: Ternyata SIM Indonesia Bisa Dipakai Diluar Negeri, di Negara Mana Saja?

Laporan tersebut menyatakan, jika selama siklus hidupnya, emisi yang dihasilkan EV sangat rendah dibanding kendaraan berbahan bakar fosil.

Data tersebut menjelaskan kalau emisi dari BEV hanya 39 tonnes of carbon dioxide equivalent (tCO2e).

"Meski begitu, saat ini telah berkembang inovasi dan perbaikan dalam rantai pasok baterai dan teknologi pengemasan untuk mengurangi dampak tersebut," ujarnya.

Dari sisi pemakaian, karena kendaraan listrik memakai baterai sebagai penggeraknya sehingga tidak menghasilkan emisi gas buang.

Sedangkan kendaraan konvensional menghasilkan emisi langsung dari proses pembakaran BBM tergantung dari jenis serta kualitas bahan bakar yang digunakan.

*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X