Jusuf Kalla Beri Tanggapan Terkait Konflik Palestina dan Israel

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 15 Oktober 2023 | 12:54 WIB
Jusuf Kalla komentari perang Israel dan hamas palestina (X/@palangmerah)
Jusuf Kalla komentari perang Israel dan hamas palestina (X/@palangmerah)

FAJARNUSA.COM - Jusuf Kalla mengatakan kalau dirinya mengharapkan negara-negara besar seperti Amerika, negara-negara Arab, hingga Eropa agar dapat mengambil bagian dalam menghentikan perang Israel dan Hamas Palestina.

"Perang ini tentu perang lama, sebenarnya konflik lama 75 tahun sudah konflik ini, malah mungkin berabad-abad. Jadi, agar negara-negara yang besar seperti Amerika, negara-negara Arab, Eropa itu dapat menjaga sehingga terjadi penghentian perang itu sendiri. Itu harapan kami," ucap Jusuf Kalla, Sabtu (14/10/2023).

Mantan Wakil Presiden Indonesia itu mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya demi menemukan cara terbaik agar bisa mengirimkan bantuan ke Palestina.

Baca Juga: Seorang Pasien Prioritas Keluhkan Pelayanan BPJS di Puskesmas Mojo Pemalang

"Ya, tidak mudah kirim bantuan karena diblokade. Kami sudah rapat bagaimana caranya mengirimkan bantuan ke situ, dan ini tidak mudah," katanya.

Retno Lestari Priansari Marsudi selaku Menteri Luar Negeri RI juga mengatakan bahwa pengakhiran siklus kekerasan, perlindungan warga sipil, dan pencegahan bencana kemanusiaan yang lebih parah di Palestina adalah prioritas.

Hal tersebut disampaikannya dalam pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, Menlu Uni Emirat Arab Abdullah Bin Zayed Al Nahyan, Menlu Mesir Sameh Shoukry serta Menlu Palestina Riyad Al-Maliki.

Baca Juga: Tiga Cara Praktis Membeli Tiket Kereta Cepat Whoosh, Baik Online maupun Offline

"Saya berbicara dengan Menlu Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Palestina mengenai situasi yang mengkhawatirkan di Gaza," ujar Retno.

Retno juga membahas masalah Palestina dalam pertemuan bilateral di Jakarta dengan Menlu Brasil Mauro Vieira yang juga menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB pada bulan Oktober.

Konflik Palestina dan Israel sudah berlangsung sejak Sabtu lalu ketika Hamas mulai melakukan Operasi Badai Al Aqsa, yaitu dengan melancarkan serangan mendadak dari segala penjuru, termasuk serentetan peluncuran roket dan penyusupan ke Israel lewat jalur darat, laut, dan udara.

Hingga Jumat (13/10) dilaporkan sebanyak 1.843 warga Palestina yang dinyatakan meninggal dunia, serta 7.138 orang lainnya terluka akibat serangan Israel yang dilancarkan setelah Hamas menyerang Israel pada tanggal 7 Oktober. Sementara, Israel kehilangan 1.200 nyawa akibat serangan Hamas.

*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X