Akhirnya, Aksi Murid Bacok Guru Madrasah Aliyah di Demak Kini Berhasil Ditangkap!

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Selasa, 26 September 2023 | 13:40 WIB
Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembacokan guru oleh salah satu muridnya di Madrasah Aliyah, Demak pada 25 September 2023 (foto : Instagram/@polresdemak_)
Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembacokan guru oleh salah satu muridnya di Madrasah Aliyah, Demak pada 25 September 2023 (foto : Instagram/@polresdemak_)

FAJARNUSA.COM—Kejadian mengerikan terjadi di Madrasah Aliyah Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Demak, ketika seorang guru bernama Ali Fatkurrohman diserang oleh salah seorang muridnya.

Kini pelaku berinisial AR sudah ditangkap polisi. diduga melakukan serangan brutal kepada gurunya akibat ketidakpuasannya terhadap nilai yang diterimanya.

"Pelaku sudah ditangkap, cuman press release-nya jam 13.00 WIB," kata Kasi Humas Polres Demak, AKP Tri Yulianto saat dihubungi via telepon, Selasa (26/9/2023).

Baca Juga: Kenali lebih dalam Animasi Wayang 'Desa Timun', Begini Kata Daud Nugraha

"Kita belum dapat bahannya, masih dibuat," ujarnya.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada hari sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, ketika Ali Fatkurrohman sedang mengajar.

AR tiba-tiba masuk ke dalam ruangan dan mengayunkan sabit sebanyak tiga kali ke arah guru tersebut.

Baca Juga: Tempat Yang Bersejarah Kini Jadi Tempat Liburan dan Penginapan ? Intip Sejarah Mengenai Prora Solitaire

Guru itu mengalami luka serius di leher kanan dan lengan kirinya akibat serangan tersebut.

Kapolsek Kebonagung, AKP Suwondo, menjelaskan bahwa setelah melakukan serangan, pelaku segera melarikan diri, meninggalkan korban yang kritis dan sejumlah siswa yang pingsan.

"Pada saat itu korban sedang mengajar datang seorang murid yang bernama AR, karena pada saat dia (pelaku) melakukan pembacokan, setelah itu keluar, kemudian lari sambil melempar sabitnya," jelas Suwondo, Senin (25/9).

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Pasar Karbon di Indonesia Berpotensi 3.000 Triliun

Polisi segera mengamankan sabit dari tempat kejadian perkara sebagai barang bukti.

"Kena lehernya kemudian membacok lagi kena tangan kanannya. Jadi ada dua luka," ujarnya.

Guru yang terluka parah tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Gubuk dan kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X