FAJARNUSA.COM — Kabar duka melanda para jurnalis khususnya di Makassar, Sulawesi Selatan. Nur Afni Arifin, salah satu jurnalis detik.com meninggal dunia.
Gadis kelahiran Kabupaten Pinrang 23 tahun silam yang akrab disapa Afni tersebut, meninggal dunia usai terlindas truk pengangkut material di wilayah Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Senin (25/9/2023) siang.
Dari informasi yang dihimpun, Wartawati Detik.com itu tewas saat keluar dari Perumahan Royal Sentraland kemudian akan pergi mengarah ke BTP.
Baca Juga: Nadin Amizah Menjadi Korban Pelecehan Seksual Saat Konser di Bandung
"Mobilnya dari arah sana (BTP) kencang (balap) dia karena tidak ada yang dibawa (muatan), kalau yang bawa motor ini ada yang dia bonceng, selamat juga karena menangis, mungkin luka," ungkap salah seorang saksi mata
Pada saat kejadian, supir truck tidak bertanggung jawab dan langsung melarikan diri dari lokasi. Warga dan beberapa pengendara pun mengejar truck tersebut.
"Itu mobil truck diburu sama warga disini, tidak mau berhenti. Kan dia sudah tabrak orang, jadi itu dia diburu sampai ke SPBU Moncongloe, katanya takut dipukul," jelasnya.
Baca Juga: Lee Sang Yeob Akan Nikah Tahun Depan, Siapa Pujaan Hatinya?
Kapolsek Moncongloe Iptu Suhardi menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.05 Wita. Di mana, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Z nomor polisi DP 2962 SI terjatuh hingga terlindas mobil truk dengan nomor polisi DD 9789 LN.
"Jadi berdasarkan laporan sementara tadi kejadiannya depan perumahan sentraland, korban meninggal dunia karena terlindas truk. Lukanya di kepala," kata Suhardi ditemui jurnalis di Polsek Moncongloe.
Suhardi mengungkapkan, pihak sedang mendalami kejadian ini bersama Polisi Lalulintas (Polantas). Sementara untuk sopir langsung diamankan dan dilakukan penahanan untuk menunggu proses hukum selanjutnya.
Baca Juga: Geger! Siswa Madrasah Aliyah di Demak, Serang Guru dengan Celurit saat PTS
"Untuk mobil truknya sudah kami amankan dengan supirnya. Dan untuk identitas dari pengemudi (truk) sementara kami minta, karena sudah diamankan," sebutnya.
Warga sekitar juga menyebut, kondisi Jalan Poros Pammanjengan Maros atau tempat kecelakaan sering ramai dilalui mobil truk yang bermuatan timbunan tanah atau pasir, juga batu. Parahnya lagi, sopir-sopir truk tersebut kerap ugal-ugalan padahal jalan di wilayah tersebut sempit dan membahayakan pengedara lainnya.
**
Artikel Terkait
Siskaee Minta Tunda Pemeriksaan Rumah Produksi Film Dewasa
Galak Yang Hutang Daripada Yang Tagih Hutang, Pasutri Hampir Nyaris Buta Ditikam Penghutang
Resmi Pemerintah Melarang Tiktok Untuk Jualan Telah Diputuskan Setelah Rapat Sore ini
Orang Tua Siswi SD di Gresik Alami Intimidasi Terkait Kasus Colok Mata Menggunakan Tusuk Bakso