FAJARNUSA.COM – Peristiwa kecelakaan maut di pintu exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), terjadi pada Sabtu, (23/09/2023), menewaskan 3 orang.
Peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan sejumlah kendaraan tersebut diduga dipicu karena truk yang mengalami rem blong.
Kecelakaan maut di pintu exit tol Bawen Sabtu malam itu melibatkan satu unit kendaraan truk kontainer menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor di traffic light.
Baca Juga: Kesempatan Geek Fam Untuk Lolos Upper Bracket Hanya Tinggal Tunggu Pertandingan RRQ Melawan Dewa
Akibat rem blong tersebut, truk pun menabrak sejumlah kendaraan yang saat itu sedang berhenti karena lampu lalu lintas (traffic light) sedang menyala merah.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, mengungkapkan peristiwa maut itu diduga akibat rem truk yang tidak berfungsi.
"Truk bernomor polisi AD 8911 IA melaju dari arah utara ke selatan," ungkap Satake Bayu, seperti dilaporkan CNBC.
Baca Juga: Aksi Curanmor Sumedang, Kawil 1: Tetapkan 2 Pelaku Salah Satunya Berhasil Kabur.
Mobil truk kontainer yang melintas ke arah
simpang Exit Tol Bawen itu diduga tidak berfungsi sehingga menabrak kendaraan lain di lampu lalu lintas.
Akibatnya sebanyak empat unit mobil dan sembilan sepeda motor lainnya dilindas truk.
Kombes Satake menerangkan, tiga orang meninggal dunia dan sembilan lain terluka dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Total Perolehan Gol yang Dicetak oleh Crisiano Ronaldo selama di Al - Nassr, The Real Goat ?
Petugas kepolisian mengevakuasi korban meninggal dan sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Petugas akan mendalami penyebab pasti kecelakaan nahas di persimpangan jalan penghubung Solo, menuju Semarang, dan Yogyakarta.
Artikel Terkait
Cristiano Ronaldo Menjadi Peran Bintang Dalam Pertandingan Al Nassr vs Al Ahli
Menteri PUPR Kembali Beraksi, Basuki Hadimuljono Patahkan Stik Drum Bikin Jokowi Tertawa
Kualitas Udara di DKI Jakarta Membaik Sabtu Pagi Ini
Dugaan Bunuh Diri Nasabah AdaKami, Polisi Selidiki Kasus Terkait Pinjaman Online
Gempa Tektonik di Maluku Tidak Berpotensi Tsunami