FAJARNUSA.COM — Kasus dugaan bunuh diri seorang nasabah yang diduga terkait dengan tekanan dari oknum penagih utang perusahaan pinjaman online.
PT Pembiayaan Digital Indonesia atau AdaKami, masih menjadi sorotan.
Kini AdaKami saat ini sedang aktif mencari informasi tambahan terkait peristiwa ini yang telah menjadi viral di media sosial.
Baca Juga: Menteri PUPR Kembali Beraksi, Basuki Hadimuljono Patahkan Stik Drum Bikin Jokowi Tertawa
Presiden Direktur AdaKami mengungkapkan bahwa perusahaan sedang berusaha untuk memastikan kebenaran dari berita yang telah tersebar luas di media sosial tentang dugaan bunuh diri nasabah mereka.
Mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah hukum jika berita tersebut ternyata tidak benar.
AdaKami juga telah meminta bantuan dari pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, terutama untuk menemukan keberadaan dugaan nasabah yang diduga bunuh diri tersebut.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Menjadi Peran Bintang Dalam Pertandingan Al Nassr vs Al Ahli
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah aktif menyelidiki unggahan di media sosial yang mencatat insiden bunuh diri seorang ayah yang diduga dipicu oleh tekanan dari penagih utang perusahaan pinjaman online.
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pengunggah berita tersebut adalah teman dari sepupu terduga korban.
Terungkap bahwa terduga korban berasal dari Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Artikel Terkait
Acara Pagelaran Wayang di Desa Munjul Astanajapura Disapa Prabowo Subianto Lewat Layar Lebar
Kebakaran Di Rumah Makan Bandung, Lebih dari 10 Orang Alami Luka Luka
Mengapa Partai Demokrat Dukung Prabowo? Ini Alasannya
Teror Pinjol Kembali Makan Korban, Polda Metro Jaya Berikan Komentar
Ahli Bedah Amerika Kembali Lakukan Cangkok Jantung Babi Ke Pasien