Sadis! Bayi 5 Bulan Di Pekanbaru Tewas Ditangan Ayah Kandung

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 22 September 2023 | 20:54 WIB
Bayi kandung dibunuh ayahnya sendiri (foto :gopos.id)
Bayi kandung dibunuh ayahnya sendiri (foto :gopos.id)

FAJARNUSA.COM — Pria di Pekanbaru bernama Riau Muhammad Iqbal (31) ditangkap polisi karena membunuh anaknya sendiri yang masih berusia 5 bulan. Pelaku dengan sadis mencekik dan membanting korban hingga meninggal dunia.

Penyebabnya hanya sepele. Pelaku merasa kesal karena anaknya tersebut sering menangis.

Peristiwa terjadi pada Selasa (19/9/2023) sekira pukul 16.30 WIB di rumah Jalan Luken, Gang Sejahtera, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Baca Juga: AHY Titip Pesan Ke Prabowo Pada Saat Rapimnas Sebagai Calon Presiden 2024

“Tersangka MIW kami tangkap karena melakukan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Korbannya adalah anak kandungnya sendiri,” kata Bery Jumat (22/9).

Bery menjelaskan, bahwa korban bernama Aulia Putri Wibowo masih berusia lima bulan itu, ditemukan tidak bernyawa oleh tantenya SF (34) dan ibunya DF pada 19 September 2023, sekitar pukul 16.30 WIB.
“Saat itu pelapor SF yang merupakan tante korban bekerja sebagai guru honorer baru saja pulang kerja,”lanjut Bery.

Pada saat pelapor masuk ke dalam kamar, tiba-tiba ibu korban menjerit dengan mengatakan bayinya sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Hipnotis Kian Kembali Meresahkan Warga, Pelajar di Tapos Depok Jadi Korbannya

"Pelapor melihat korban sudah digendong ibunya dan dibawa ke ruang tamu".

"Kondisi korban wajah korban sudah pucat, hidung ada bekas luka dan terdapat bekas darah pada lobang hidung, bibir membiru dan tidak bernafas lagi," kata Berry.

Lalu, pelapor menghubungi taksi online untuk membawa korban ke rumah sakit.

Sementara ayah korban sudah tidak ditemukan di rumah.

Saat ditanyakan kepada ibu korban, dia menjawab bahwa suaminya sudah pergi.
"Pelaku pergi menggunakan mobil sewaktu istrinya baru tiba di rumah," sebut Berry.

Selanjutnya, kasus itu dilaporkan ke Polresta Pekanbaru.**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X