Wartawan Mediakepri Group di Intimidasi Petugas Saat Liputan Aksi Penolakan Relokasi Kampung Tua Rempang

photo author
Deti S. Aprianti, Fajar Nusa
- Rabu, 13 September 2023 | 19:01 WIB
Tangkapan layar video saat wartawan Wartawan Mediakepri Group di Intimidasi Petugas
Tangkapan layar video saat wartawan Wartawan Mediakepri Group di Intimidasi Petugas

FAJARNUSA.COM, BATAM - R. Fahrudin, wartawan mediakepri group kaget saat sejumlah petugas mendatanginya dan meminta untuk menghapus video.

Bahkan, petugas ini melakukan pemaksaan agar wartawan mediakepri group ini menghapus video.

Ironisnya, intimidasi ini terjadi di luar Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam saat petugas menangkap warga yang diduga pemicu kerusuhan.

Baca Juga: Kejuaraan Internasional Taekwondo, Ada 2 Atlet dari Kota Cirebon, Siapa Orangnya ?

Fahrudin menjelaskan mengenai kronologi tindakan intimidasi yang dihadapinya, Senin, 11 September 2023 sore.

Usai pecahnya kerusuhan yang kedua kali di depan Hotel Santika, ia beristirahat sebentar.

Tak lama kemudian, ia mendapat info ada penyisiran beberapa massa aksi yang menjadi pemicu kerusuhan di Gedung LAM.

Baca Juga: Bencana di Libya Tewaskan Hingga Ribuan Orang, Apa Penyebabnya ?

"Saya menuju Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam untuk kembali melakukan peliputan," katanya.

Setiba di Kantor LAM Batam, Fahrudin melihat ada penangkapan massa aksi.

Tidak ingin kehilangan momen yang bagus itu, lantas ia merekam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Semangat Pantang Menyerah dari Brasil Buahkan Hasil Kemenangan Tips Melawan Peru, Dengan Skor Akhir 1 - 0

Lagi asik memvideokan, tiba-tiba ia dikagetkan tiga petugas berpakaian preman yang datang dari depan belakang dan samping.

Secara serentak, mereka memaksa untuk meminta video peristiwa yang direkam di Gedung LAM untuk dihapus.

"Hapus Video itu. Kalau kau tak menghapus, aku yang menghapus," kata salah seorang dari mereka.

Karena situasi tidak memungkinkan, katanya, dengan berat hati video itu pun dihapus.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Deti S. Aprianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X