Audiensi Bersama Para Mahasiswa, Bupati Imron Bahas Program 100 Hari Kerja

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Rabu, 11 Juni 2025 | 08:13 WIB
Audiensi bersama mahasiswa itu digelar di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Selasa (10/6/2025). (Dokumentasi)
Audiensi bersama mahasiswa itu digelar di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Selasa (10/6/2025). (Dokumentasi)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Bupati Cirebon, Imron, mengapresiasi langkah para mahasiswa untuk beraudiensi terkait program 100 hari kerja dan upaya pemerintah daerah dalam mengurai persoalan yang ada di masyarakat.

Audiensi bersama mahasiswa itu digelar di ruang Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Selasa (10/6/2025).

Imron mengatakan, audiensi dengan para mahasiswa merupakan lanjutan dari demonstrasi yang dilakukan pada 2 Juni 2025.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Makarim Siap Kooperatif dan Tegaskan Antikorupsi

“Para mahasiswa ingin mengetahui tentang 100 hari kerja kami,” ucap Imron usai audiensi.

Imron mengaku mengundang para kepala perangkat daerah untuk menjelaskan kepada mahasiswa secara gamblang tentang program yang akan dan sudah berjalan.

Ia mengatakan, dirinya sengaja mengundang para kepala perangkat daerah agar para mahasiswa bisa mengetahui lebih detail tentang program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon untuk menyejahterakan masyarakat.

Baca Juga: Eks Menteri Kelautan era SBY Jadi Sosok di Balik Izin Tambang PT KSM yang Kini Dicabut Prabowo

“Saya instruksikan kepada perangkat daerah, apabila itu ada usulan dari mahasiswa dan ada di masyarakat harus kita tindak lanjuti,” ucap Imron.

“Misal soal sampah, masalah sampah silakan kemukakan bagaimana permasalahannya dan penanganannya. Kalau belum selesai, sebabnya apa, maka silakan jelaskan,” tuturnya.

Imron memastikan, segala upaya yang telah dilakukan Pemkab Cirebon untuk mengurai persoalan di masyarakat harus terbuka dan transparan.

Baca Juga: Pembahasan Penyusunan RIPARDA Kota Cirebon Libatkan Akademisi

Ia juga berharap, para mahasiswa bisa mengetahui upaya dari pemkab dan kendala yang dihadapi di lapangan.

“Supaya para mahasiswa tahu, bahwa sehabat apapun bupati memiliki programnya, apabila masyarakatnya tidak merespons, itu akan kesulitan,” ujarnya.

“Misalnya, masalah sampah. Kami sudah ada program di desa, tapi tidak berjalan, karena masih ada masyarakat yang tidak disiplin membuang sampah pada tempatnya,” ucapnya menambahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X