Apa Itu Kratom, Fakta Penting untuk Memahami Khasiat Daun Kratom

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 25 Juni 2024 | 07:15 WIB
Ilustrasi daun kratom, sudah berbentuk kapsul dan serbuk (BNN Prov Sumatera Selatan)
Ilustrasi daun kratom, sudah berbentuk kapsul dan serbuk (BNN Prov Sumatera Selatan)

FAJARNUSA.COM (CIREBON) -- Ramai jadi perbincangan, bahkan pemerintah akan memberlakukan regulasi budidaya tanaman kratom ini. Ini akan menjadi sumber penghasilan untuk kemajuan ekonomi.

Berikut beberapa penjelasan tentang Daun Kratom.

Daun kratom adalah daun yang berasal dari pohon yang masih termasuk dalam keluarga tanaman kopi asli Asia Tenggara. Tanaman ini banyak terdapat di negara Thailand, Malaysia, dan Indonesia. 

Baca Juga: Barracuda Laporkan Dugaan Korupsi Dana BK Desa Sadar Tengah ke Kejaksaan, Nilainya fantastis

Masyarakat biasanya memanfaatkan daun yang sudah kering untuk membuat teh atau mengolahnya menjadi suplemen.

Manfaatnya utama dari daun ini yaitu membantu mengurangi rasa nyeri, meningkatkan kesehatan kulit, dan menaikkan libido.

Fakta Seputar Daun Kratom

Baca Juga: PPDB 2024 Disdik Targetkan 100 persen Para Siswa Bisa Melanjutkan Sekolah ke Tingkat Selanjutnya

Daun kratom adalah tanaman herbal yang sudah lama dikenal dalam pengobatan tradisional.

Untuk lebih memahami khasiatnya, berikut fakta penting yang perlu kamu ketahui:

1. Mengandung senyawa alkaloid yang bermanfaat

Baca Juga: Diskominfo Indramayu Ajak Orang Tua Anak Asuh Daftar KIA

Manfaat kratom tak luput dari kandungan baik yang terdapat pada tanaman ini. Daun ini mengandung beberapa jenis senyawa alkaloid, seperti:

• Mitragynine, kandungan yang memiliki efek 13 kali lebih kuat ketimbang morfin. 

• 7-hydroxymitragynine, memiliki efek sebagai obat analgesik atau pereda rasa sakit. 

• Speciociliatine, mampu meningkatkan energi, meningkatkan suasana hati, dan menurunkan intensitas rasa sakit.

• Corynanthe Idine, bekerja dengan menghambat kontraksi kedutan.

• Speciogynine, memiliki peran penting dalam menciptakan efek analgesik.

• Paynantheine, menciptakan efek penghilang rasa nyeri. 

Mitraphylline, kandungan untuk mengobati radang sendi, penyakit jantung, kanker, dan peradangan lainnya.

2. Bisa jadi pereda nyeri

Baca Juga: Edu Heritage Jakarta - Cirebon Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Wisata

Kratom memiliki tiga jenis yang berbeda. Semuanya merupakan pereda efektif untuk nyeri kronis. Jenisnya meliputi vena putih, vena hijau, dan vena merah.

Ketiganya menawarkan efek pereda nyeri dengan menempel pada reseptor opioid. Manfaat ini terjadi berkat senyawa 7-hidroksi mitraginin dalam daun.

Meski daun ini menargetkan reseptor opioid seperti morfin dan kodein, para ahli menganggapnya sebagai opioid atipikal.

Baca Juga: Kominfo Telah Blokir 2,1 Juta Situs Judi Online, Berikut Dua Negara Terbaru yang Diputus Kaitan dengan Judol

Sebab, daun kratom bekerja secara selektif menonaktifkan sinyal tertentu. Efek sampingnya lebih rendah ketimbang opioid biasa.

3. Meningkatkan mood

Daun kratom memiliki efek peningkat suasana hati. Masyarakat sering menggunakan tanaman herbal ini untuk pengobatan tradisional bagi orang-orang yang kecanduan opioid, yang membantu meringankan gejala penarikan morfin dan etanol.

Baca Juga: Bazar UMKM Meriahkan Indramayu Fiesta 2024 di Area Sport Centre Indramayu

Selain itu, daun kratom juga berpotensi sebagai antidepresan. Sebab, daun ini dapat menurunkan kadar kortikosteron.

Kadar kortikosteron yang tinggi terkait dengan depresi. Namun, penelitian lebih lanjut masih perlu untuk membuktikan hal ini.

4. Konsumsi dengan berbagai cara

Baca Juga: Viralnya Siswi SMA Negeri 8 Medan tak Naik Kelas Akibat Sang Bapak Laporkan Dugaan Korupsi Kepsek Dapat Atensi Khusus Juru Bicara Prabowo Subianto

Daun kratom adalah tanaman herbal yang dapat kamu konsumsi dengan berbagai cara. Mulai dari mengunyah langsung, menggerusnya, mengasapi, atau menyeduh menjadi teh.

Selain itu, teknologi saat ini juga memungkinkan mengolah daun ini menjadi suplemen berbentuk pil atau bubuk.

5. Punya risiko efek samping

Baca Juga: Gelar Media Workshop, Yamaha Kupas Tuntas Berbagai Teknologi Terbaru Mesin NMAX TURBO

Dosis kecil jarang berdampak pada kesehatan. Namun, dosis yang lebih besar ternyata memicu efek samping kratom.

Pemakaian daun ini umumnya menyebabkan munculnya efek samping ringan, seperti mual dan sembelit.

otak dan sistem saraf. Efeknya bervariasi, tergantung pada dosis dan jenis daunnya. 

Baca Juga: KPK Kembali Gelar Kelas Antikorupsi Untuk Pemuda dan LSM

Pada dosis rendah, kratom dapat memiliki efek seperti kafein, yaitu memberikan energi dan meningkatkan mood.

Namun, pada dosis yang tinggi, daun satu ini dapat menyebabkan efek psikoaktif yang mirip dengan opioid. 

Efek psikoaktif ini berpotensi menyebabkan ketergantungan. Gejalanya berupa perasaan euforia, rileks, dan penekanan rasa nyeri.

Baca Juga: Bulan Sadar Pajak 2024, Berikut Pesan Bupati Nina untuk ASN di Kabupaten Indramayu

Itulah beberapa fakta mengenai kratom, yang telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional, terutama pada kawasan Asia Tenggara.

Karena penelitian yang membuktikan manfaatnya masih sangat terbatas, sebaiknya jangan andalkan daun ini sebagai pengobatan utama untuk masalah kesehatanmu. 

Terlebih, cukup sulit untuk menentukan dosis penggunaan daun ini secara pasti, apalagi dalam bentuk segar. Belum lagi risiko efek samping yang bisa terjadi akibat daun ini yang perlu kamu waspadai.

Sebaiknya, konsumsi dalam batas yang masih wajar dan sesuai dengan kebutuhan. Jika masalah kesehatan yang kamu alami belum membaik, pastikan untuk segera berdiskusi dengan dokter tepercaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Sumber: Halodoc.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X