Menapak Jejak Sejarah Ta Muen Thom, Candi Kuno Era Sriwijaya yang Kini Diperebutkan Thailand dan Kamboja

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 09:11 WIB
Candi kuno era Sriwijaya, Ta Muen Thom di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja. (X.com/ferozwala)
Candi kuno era Sriwijaya, Ta Muen Thom di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja. (X.com/ferozwala)

Dilansir dari Firstpost, Candi Ta Muen Thom adalah salah satu dari tiga candi yang berdiri di pegunungan Dangrek di Ban Nong Khanna. Kuil ini merupakan yang terbesar dan dibangun sekitar abad ke-11 hingga ke-12 sebagai tempat pemujaan Hindu oleh Raja Udayadityavarman II.

Situs ini diyakini sebagai bagian dari teritori Kamboja berdasarkan Konvensi Prancis-Siam 1907, serta diperkuat oleh peta resmi dan daftar situs di Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja.

Thailand dan Kamboja berbagi garis perbatasan sepanjang 817 kilometer, sebagian besar dipetakan pada masa penjajahan Prancis. Namun, interpretasi yang berbeda atas peta lama dan perjanjian masa kolonial memicu sengketa yang berkepanjangan.

Baca Juga: Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD: Saya Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah

Hingga kini, Thailand tidak mengakui yurisdiksi Mahkamah Internasional (ICJ) terhadap sejumlah wilayah perbatasan, termasuk kawasan di sekitar candi-candi kuno seperti Ta Muen Thom dan Preah Vihear.

Menilik dari sisi yang lain, Kamboja justru menjadikan keputusan ICJ dan perjanjian Prancis-Siam 1907 sebagai dasar klaim historis dan hukum mereka atas wilayah-wilayah tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bupati Dian Hadiri Cilimus Bershalawat Jilid 2

Sabtu, 13 September 2025 | 08:45 WIB

Dai Muda Unjuk Gigi, Semarakkan Maulid Nabi di Indramayu

Kamis, 11 September 2025 | 05:04 WIB
X