FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) - Embarkasi Haji Jawa Barat di Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu siap memberangkatkan 60 kloter jamaah haji dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi'i ketika meninjau Embarkasi Haji Jawa Barat, Senin (24/2/2025) di Indramayu.
Menurut Romo, pihaknya memberikan perhatian terhadap Embarkasi Haji Jawa Barat yang ada di Kabupaten Indramayu. Embarkasi Haji ini ditopang pula dengan kesiapan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati - Majalengka yang pada tahun 2024 lalu juga dijadikan sebagai keberangkatan dan pemulangan jamaah haji dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Baca Juga: Daftar Bos Danantara yang Kabarnya akan Gandeng Para Mantan Presiden RI, Ini Tugas dan Fungsinya
"Dari Embarkasi Haji Jawa Barat di Indramayu ini rencananya akan diberangkatkan sebanyak 60 kloter. Kita coba terus persiapkan semuanya," kata Romo
Sementara itu Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan pelaksanaan ibadah haji yang diberangkatkan dari Embarkasi Haji Jawa Barat Indramayu.
"Tadi kita menerima kedatangan Wamenag. Kita pastikan Embarkasi Haji ini siap untuk memberangkatkan 60 kloter. Kamar-kamar sudah siap, air juga siap disuplai dari Perumdam Tirta Darma Ayu," kata Syaefudin didampingi Forkopimda Indramayu.
Syaefudin menambahkan, pihaknya siap memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji apalagi yang akan berangkat dari Embarkasi Haji Indramayu tersebut meliputi daerah Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Sumedang dan Subang.***
Artikel Terkait
Pemerintah Rencanakan Pindah Penerbangan, Dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati Majalengka
Kertajati Hajj Festival, Gelaran Ajang Promosi Wisata. Berikut Harapan Pj Bupati untuk Wisata di Cirebon
Anggota DPR RI Komisi VI Herman Khaeron Lakukan Kunjungan Kerja ke PT Pindad (Persero)
Jokowi Kunjungi Prabowo ke Kediaman Kertanegara, Sebut Kunjungan Balasan dan Kangen