FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Seperti halnya hari perayaan pada umumnya, Idul Adha juga memiliki makna mendalam bagi kehidupan iman umat Islam. Dikutip dari laman Universitas Negeri Yogyakarta, setidaknya ada tiga makna yang menyertai perayaan Hari Raya Idul Adha, yaitu:
1. Momen pelaksanaan ibadah haji
Hari Raya Idul Adha merupakan momen puncak ibadah haji. Haji sendiri merupakan rukun Islam kelima di mana wajib dilakukan oleh seorang muslim yang mampu melaksanakannya.
Baca Juga: Begini Penjelasan UU ITE Pornografi, Dengan Sengaja Menjatuhkan orang lain
2. Perintah Allah SWT kepada manusia untuk berkurban
Melalui kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, Allah SWT memerintahkan umat manusia untuk menunaikan ibadah kurban. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kebersamaan dan ajaran untuk berbagi terhadap sesama manusia.
3. Turunnya wahyu terakhir dari Allah SWT untuk Rasulullah SAW
Baca Juga: Pertama Kalinya Kemunculan Kate Middelton Dihadapan Publik Usai Dirinya di Diagnosis Kanker
Jika Idul Fitri merupakan momen turunnya wahyu pertama Allah SWT kepada Rasulullah, maka Idul Adha adalah momen yang dipilih Allah SWT untuk menurunkan wahyu terakhir kepada Nabi SAW. Wahyu tersebut berbunyi:
"Alyauma akmaltu lakum diinakum, waatmamtu 'alaikum ni'matii waradliitu lakumul Islaama diinaa."(QS. Al-Ma'idah :3)
Artinya: "Pada hari ini telah aku sempurnakan bagimu agamamu dan telah aku sempurnakan nikmatku atasmu dan Aku rela Islam sebagai agama bagimu."
Berapa Hari Idul Adha 2024?
Dikutip dari laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Idul Adha dirayakan satu hari pada 10 Dzulhijjah yang bertepatan dengan akhir musim haji. Idul Adha menjadi tanda dari puncak ibadah haji di Mekah.
Lebih lanjut, diinformasikan laman Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha, Idul Adha dirayakan 70 hari setelah Idul Fitri. Pagi hari saat Idul Adha tiba, umat Islam biasanya menunaikan sholat Idul Adha di tanah lapang atau masjid.
Baca Juga: Tampilan Outfit BCL dan Tiko di Italia
Setelah itu, mereka akan melakukan prosesi penyembelihan hewan kurban. Daging hewan kurban tersebut lalu dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan.
Idul Adha 2024 Berapa Hijriah?
Berdasarkan kalender Hijriah 2024 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), 2024 bertepatan dengan tahun 1445 Hijriah. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha untuk tahun 2024 adalah Idul Adha 1445 H.
Informasi serupa juga disebutkan dalam Surat Keputusan Bersama 3 Menteri (SKB 3 Menteri) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024 di mana tercantum keterangan terkait libur nasional Idul Adha 2024 yaitu pada Senin, tanggal 17 Juni 2024 yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1445 H.
Artikel Terkait
Kenali Apa Marmer Thassos, Jawaban Dari Lantai Masjidil Haram Tetap Sejuk Meski Panas Terik
Keistimewaan Palestina Dalam Islam Salah satunya Masjid Al-Aqsa
Polres Berau Gelar Binrohtal: Tingkatkan Spiritualitas Personel dan Bentuk Integritas Menjalankan Tugas
Sejarah Kurban Serta Kisah Ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS kepada Allah SWT
Yayasan Al Istiqomah Santuni 75 Anak Yatim Piatu Jelang Idul Adha 1445 H