Viral di Indonesia, Ternyata Pemilik Studio Ghibli Merasa Terhina dengan Tren di ChatGPT

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 5 April 2025 | 08:39 WIB
Hayao Miyazaki Kritik Keras Terhadap Tren Studio Ghibli di ChatGPT.  (Instagram.com/hayao.miyazaki.ghibli)
Hayao Miyazaki Kritik Keras Terhadap Tren Studio Ghibli di ChatGPT. (Instagram.com/hayao.miyazaki.ghibli)

Ia menganggap teknologi seperti ini "menyedihkan".

Tren gambar Ghibli yang dihasilkan AI di ChatGPT kembali memunculkan perdebatan tentang hak cipta. 

Di Jepang, hukum memperbolehkan karya seni digunakan untuk melatih AI guna mendukung inovasi teknologi.

Baca Juga: Wasiat Terakhir Ray Sahetapy Ingin Dimakamkan di Palu, Keluarga: Sementara di Tanah Kusir

Namun, banyak ahli hukum berpendapat bahwa jika hasil gambar AI terlalu mirip dengan karya asli yang telah memiliki hak cipta, maka ini bisa dianggap sebagai pelanggaran.

Bagi Miyazaki, tren ini bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga tentang bagaimana AI dapat menggerus nilai seni itu sendiri. 

Sebagai seorang seniman yang telah menghabiskan puluhan tahun menciptakan animasi penuh jiwa, Miyazaki menegaskan bahwa teknologi seperti AI tidak akan bisa menggantikan kreativitas manusia. **

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X