FAJARNUSA.COM - Kesuksesan ChatGPT dan penggunaan chatbot yang makin ramai akhir-akhir ini terus mendorong perusahaan kecerdasan buatan seperti OpenAI untuk melakukan inovasi baru.
Terbaru, seperti dilansir TechCrunch, Kamis (31/8/2023), OpenAI mengumumkan peluncuran ChatGPT Enterprise, yaitu aplikasi chatbot AI yang berfokus pada dunia bisnis.
ChatGPT Enterprise yang diperkenalkan pada awal tahun ini, dapat melakukan tugas sama seperti ChatGPT. Mulai dari menulis email, menyusun esai, dan debugging kode komputer.
Baca Juga: Mengenal Suku Dayak Desa Pampang Kalimantan Timur Desa Wisata dan Budaya
Yang berbeda, layanan ini menawarkan privasi tingkat perusahaan dan kemampuan analisis data, serta peningkatan kinerja sekaligus opsi penyesuaian pada ChatGPT Enterprise.
Deretan fitur tersebut membuat ChatGPT Enterprise setara dengan Bing Chat Enterprise yang diluncurkan Microsoft.
OpenAI mengimbau perusahaan yang tertarik dengan ChatGPT Enterprise dapat menghubungi mereka. Kendati demikian, perusahaan tidak mengungkap harga layanan, karena tergantung pada penggunaan dan kasus tiap perusahaan.
Baca Juga: Danau Toba, Sejarah Tenggelamnya KM Sinar Bangun, 164 Penumpang Hilang
Tidak hanya itu, ChatGPT khusus bisnis ini juga menyediakan konsol admin baru.
Dengan konsol tersebut, /chatbot ini dibekali alat untuk mengelola sejumlah hal, seperti cara karyawan dalam mengorganisir pemakaian ChatGPT, termasuk integrasi sistem sistem masuk tunggal, verifikasi domain, dan dasbor dengan statistik penggunaan.
Lalu, ada pula template percakapan yang dapat dibagikan memungkinkan karyawan membangun alur kerja internal dengan memanfaatkan ChatGPT, sedangkan kredit ke API OpenAI memungkinkan perusahaan membuat solusi khusus yang didukung ChatGPT sesuai keinginan.
Baca Juga: Sikap Koalisi Pasca Penetapan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Demokrat Gelar Rapat di Cikeas
ChatGPT Enterprise juga menghadirkan akses ke Advanced Data Analysis, fitur yang sebelumnya dikenal dengan Code Interpreter.
Fitur ini memungkinkan ChatGPT melakukan analisis data, membuat bagan, menyelesaikan soal matematika, mengunggah file, dan yang lainnya.
ChatGPT yang dikhususkan untuk bisnis ini didukung oleh GPT-4, model AI andalan OpenAI, seperti halnya dengan ChatGPT Plus.
Artikel Terkait
SKK Migas Mengingatkan Pertamina Cari Mitra Baru di Masela Jangan Sampai Hambat Proyek!
Dirut Taspen ANS Kosasih, Angkat Bicara Soal Perceraian hingga Status Tersangka Kamaruddin Simanjuntak
Partai Demokrat Kecewa Atas Keputusan Sepihak Pengusungan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pemilu 2024
Sejarah Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon