FAJARNUSA.COM - Mungkin bagi hewan yang hidup di alam suara baling-baling helikopter bisa mengganggu dan membuat mereka tidak nyaman.
Namun hal itu tidak berlaku untuk buaya yang tinggal di peternakan, suara bising dari helikopter yang terbang rendah bisa jadi pertanda musim kawin tiba.
“Semua buaya jantan besar bangkit dan mengaum hingga berteriak ke langit, lalu setelah helikopter berangkat, mereka kawin secara gila-gilaan,” ujar John Lever, seorang pemilik Peternakan Buaya Koorana di Queensland, Australia, dikutip dari ABC.
Baca Juga: Kemenangan Melawan Brunei Buka Jalan Untuk Jalan Panjang Indonesia Piala Dunia
Belum diketahui, apa yang membuat buaya disana tertarik dengan suara helikopter. Namun para ahli menduga, mungkin para buaya itu salah mengira kalau suara baling-baling adalah badai petir, yang biasanya membuat buaya gusar.
Pada bulan Oktober dan November merupakan musim semi di Australia dimana itu adalah periode kawin bagi buaya air asin.
Dalam periode ini, sering terjadi hujan yang dibarengi dengan badai petir yang melanda beberapa negara bagian Australia.
Baca Juga: Ajang Penghargaan TikTok Awards Indonesia 2023, Hadirkan Konten Kreator Lokal Maupun Internasional
“Biasanya, perkawinan bersifat musiman karena buaya ingin bertepatan dengan waktu terbaik untuk bertelur di liang atau sarang,” ucap Mark O’Shea, seorang ahli herpetologi di University of Wolverhampton yang dikutip dari Science Alert.
Perkawinan di musim ini membuat betina bertelur saat cuaca tidak terlalu ekstrem sehingga risiko telur mereka tenggelam dalam banjir lebih kecil.
Jadi, suara serta getaran helikopter mungkin mirip seperti badai petir yang memberi sinyal kepada buaya jantan untuk kawin.
Baca Juga: Apa Itu No Bra Day Yang Diperingati Tiap 13 Oktober? Bagaimana Sejarahnya?
Tekanan udara yang dihasilkan helikopter juga mungkin menyebabkan perubahan tekanan barometrik yang mirip dengan badai.
Ada juga teori lain yang mengatakan, buaya mungkin salah mengira deru helikopter sebagai suara embusan dan sentuhan ekor buaya jantan lainnya, kata O’Shea.
Apa pun itu, langkah selanjutnya bagi buaya betina adalah membuat sarang untuk menyimpan telur-telur mereka.
Artikel Terkait
Jaksa Agung ST Burhanuddin Kunjungi (IKN) Ibu Kota Negara Nusantara dan Dukung Percepatan Pembangunan
Menang Telak Atas Brunei Darussalam 6-0 Shin Tae-yong Berharap Timnas Indoneisa Bermain Lebih Baik Lagi
Satgas Mafia Bola Polri Telah Tetapkan Delapan Tersangka Pengaturan Skor Liga 2
Israel Jatuhkan 6.000 Bom Dalam Beberapa Hari di Kota Gaza