IHSG Melemah ke 7.894 usai Suku Bunga BI Turun, Saham Jumbo Ikut Terkoreksi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis, 21 Agustus 2025.  (Unsplash.com/NicholasCappello)
Ilustrasi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis, 21 Agustus 2025. (Unsplash.com/NicholasCappello)

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menyebut IHSG kemarin berhasil naik 1,03 persen dengan dukungan net buy asing sekitar Rp775 miliar. 

Saham jumbo yang paling banyak dikoleksi asing antara lain BMRI, BBRI, BRMS, AMMN, dan ASII.

"IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan hari ini seiring dengan inflow asing yang cukup deras ke IHSG belakangan ini," tulis Fanny dalam risetnya, pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Baca Juga: Bupati Indramayu Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan APBD 2025, Volume Naik 3,91 Triliun

BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang support 7.850-7.900 dan resistance 8.000-8.050, dengan rekomendasi saham TLKM, ASII, PGEO, PANI, SCMA, dan CDIA sebagai pilihan trading.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X