3 Prinsip Investasi yang Jadi Warisan Abadi Benjamin Graham: Dari Margin of Safety hingga Value Investing

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Tokoh dalam bidang investasi nilai (value investing) terkemuka di dunia internasional, Benjamin Graham.  (X.com/MentalidadFeroz)
Tokoh dalam bidang investasi nilai (value investing) terkemuka di dunia internasional, Benjamin Graham. (X.com/MentalidadFeroz)

Prinsip ketiga adalah mengenali tipe value investing dalam diri sendiri. Graham membedakan dua tipe utama, yakni investor aktif dan investor pasif.

Investor aktif (enterprising investor) rela meluangkan waktu untuk riset mendalam demi mendapatkan imbal hasil di atas rata-rata. Sementara investor pasif (defensive investor) memilih strategi sederhana, misalnya berinvestasi pada indeks pasar.

Bagi investor pasif, Graham bahkan menyarankan untuk membeli 30 saham dari indeks Dow Jones sebagai strategi yang efisien dan rendah risiko. Pendekatan ini cocok untuk mereka yang tidak punya waktu memantau pasar setiap hari.

Baca Juga: Curhat Arie Untung Kena Tipu Saat Belanja Sepatu Rp2 Juta di Platform E-Commerce

Pada akhirnya, dengan disiplin dan kesabaran, Graham membuktikan pasar saham bukan sekadar ajang spekulasi. Bagi investor yang mau berpikir jangka panjang, prinsip-prinsipnya tetap relevan dan bisa menjadi panduan sepanjang masa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X