Sosok Raja Haji Ahmad atau Raja Ali Haji Ulama Riau yang Jadi Google Doodle Hari ini

photo author
Hanung, Fajar Nusa
- Sabtu, 5 November 2022 | 09:37 WIB
 Karya Ali Haji Bin Raja Haji Ahmad Yang Jadi Google Doodle Hari Ini. (Google)
Karya Ali Haji Bin Raja Haji Ahmad Yang Jadi Google Doodle Hari Ini. (Google)

Jadilah pulau Penyengat pusat intelektual Melayu-Riau di abad ke-19. Tokoh utamanya tak diragukan lagi adalah Raja Ali Haji, yang telah melahirkan sedikitnya 12 karya monumental di bidang sejarah, politik, agama, bahasa, dan sastra.

Dengan kemajuan di bidang intelektual ini, kebudayaan Melayu tegak di tengah merosotnya kekuatan politik Kerajaan Riau-Lingga.

Baca Juga: Profile dan Skuat Timnas Tunisia di Ajang Piala Dunia 2022 Qatar

Menurut Jamal D. Rahman, pertama, Raja Ali Haji merupakan penulis pertama kamus ensiklopedis bahasa Melayu ekabahasa berjudul Kitab Pengetahuan Bahasa, setebalnya 466 halaman, ukuran folio.

Bisa disimpulkan, Raja Ali Haji adalah penulis eksiklopedi pertama dalam bahasa Melayu-Indonesia. Kedua, Raja Ali Haji adalah penulis pertama buku tata bahasa Melayu.

Judulnya buku itu adalah Bustanul Katibin. Dalam menyusun tata bahasa, Raja Ali Haji mengadopsi tata bahasa Arab.

Namun, karena kolonialisme, tata bahasa yang kita gunakan sekarang mengacu pada bahasa-bahasa Barat.

Baca Juga: Profile Timnas Arab Saudi di Ajang Piala Dunia 2022

Kamus itu menunjukkan bukti bahwa Raja Ali Haji adalah linguis bahasa Melayu-Indonesia pertama. Ketiga, peletak gurindam.

Menurut Jamal, dengan gurindam itu menunjukkan bahwa Raja Ali Haji adalah pembaharu sastra Melayu.

Jasa besar Raja Ali Haji terhadap bahasa dan bangsa Indonesia diakui pemerintah dengan memberikan gelar Pahlawan Nasional pada 2004. Tak hanya itu, ia juga diber gelar Bapak Bahasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanung

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bekal Esensial bagi Generasi Muda di Era Digital

Kamis, 21 Agustus 2025 | 06:58 WIB
X