Sosok Raja Haji Ahmad atau Raja Ali Haji Ulama Riau yang Jadi Google Doodle Hari ini

photo author
Hanung, Fajar Nusa
- Sabtu, 5 November 2022 | 09:37 WIB
 Karya Ali Haji Bin Raja Haji Ahmad Yang Jadi Google Doodle Hari Ini. (Google)
Karya Ali Haji Bin Raja Haji Ahmad Yang Jadi Google Doodle Hari Ini. (Google)

FAJARNUSA - Siapa sangka hari ini sabtu, 5 november 2022 sosok ulama Riau Raja Haji Ahmad atau atau Raja Ali Haji bakal mejeng dalam tampilan Google Doodle terkini.

Raja Haji Ahmad selain sebagai sosok ulama kharismatik ia juga merupakan tokoh sastra melayu dan peletak dasar sejarah bahasa Indonesia yang kita kenal saat ini.

Kontrisbusinya dalam perkembangan sosial masyarakat Indonesia memang tak bisa dianggap sebelah mata, buktinya Gus Dur sendiri memiliki catatan khusus mengenai sosok ulama satu ini.

Baca Juga: Perang Rusia-Ukraina Jadi Kajian Matra Darat

melansir nu.or.id Gusdur memuji habis sosok ulama melayu Riau satu ini, bagi Gus Dur, tanpa kontrisbusi keilmuan dan kebijaksaaan Raja Ali Haji atau Raja Haji Ahmad belum tentu pondasi bangsa Indonesia bakal sekokoh seperti saat ini.

"Tanpa jasa beliau itu, kita belum tentu menjadi bangsa yang kokoh seperti sekarang ini," kata Gus Dur yang juga mempertegas asal bahasa Indonesia dari bahasa Melayu Kepulauan Riau yang dibina dan dikembangkan Raja Ali Haji yang kemudian dijadikan pemersatu bangsa Indonesia" ungkap Gus DUr.

Pada masa hidupnya, Raja Ali Haji merupakan sosok penasihat raja Kerajaan Riau-Lingga. Pada saat itulah, kekuatan kolonial Belanda merangsek dan melucuti kedaulatan politik kerajaan itu.

Baca Juga: Anggota DPR Dukung Polri Berbenah Soal Pembuatan SIM

Meski rakyat kerajaan berusaha mati-matian melawan, tapi armada politik dan militer kolonial terlalu kuat untuk dilawan, hingga Kerajaan Riau-Lingga kian lemah dan akhirnya dibubarkan oleh Belanda.

masih melansir nu.or.id Menurut sastrawan Jamal D. Rahman, di tengah merosotnya kekuatan politik Kerajaan Riau-Lingga terutama sejak awal abad ke-19, Kerajaan Riau-Lingga memulai tradisi baru, kegiatan intelektual mulai digalakkan.

Kerajaan menyokong sepenuhnya kegiatan intelektual ini, antara lain dengan mengangkat Raja Ali Haji sebagai pujangga kerajaan.

Baca Juga: Profile dan Skuat Timnas Maroko di Piala Dunia 2022 Qatar

Dalam perkembangan selanjutnya, kerajaan terus menyokong kegiatan budaya ini sehingga terus berkembang.

Hasilnya adalah karya-karya tulis berbahasa Melayu yang merupakan warisan budaya yang gemilang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanung

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bekal Esensial bagi Generasi Muda di Era Digital

Kamis, 21 Agustus 2025 | 06:58 WIB
X