FAJARNUSA.COM – Tanda tanya siapa yang akan menjadi Calon Wakil Presiden yang akan berpasangan dengan Ganjar Pranowo mulai menemui titik terang, Guru Besar Hukum Tata Negara Denny Indrayana dalam tulisannya berjudul “Bagaimana Jokowi Mendukung Ganjar, Mencadangkan Prabowo dan Menolak Anies,” secara detail menguraikan bagaimana strategi Jokowi mnnjegal Anies sevagai capres dan menggandeng Sandiaga Uno sebagai Capres yang dipasangkan dengan Ganjar.
Baca Juga: Pertama Kali Penerbangan Internasional Korut Telah Di Buka
“Target Presiden Jokowi, siapapun presiden penggantinya adalah orang yang bisa mengamankan dan melanjutkan program kerjanya. Kepada seorang petinggi negara salah seorang lingkar utama Istana mengatakan paling tidak ada dua hal yang diinginkan Jokowi pasca Beliau lengser,” ungkap Denny dikutip Sumbawanews.com, Kamis (27/4/2023).
Baca Juga: Ucap Gibran Rakabuming Dibuktikan Saja Tanggapi Kedatangan Rizal Ramli dan Amien Rais ke KPK
Baca Juga: Ada Apa? Amien Rais, Rizal Ramli, dan Ubedillah Badrun Datangi KPK
Pendapat Denny, harapan Jokowi yang ideal menjadi presiden adalah Ganjar Pranowo. Tetapi kalau langkah Anies Baswedan tidak terbendung untuk menjadi capres, maka harus ada capres ketiga, dan pilihan Jokowi jatuh kepada Prabowo Subianto.
Meski Presiden Jokowi membaca survei politik. Salah satunya dari CSIS. Pada rilisnya di 26 September 2022, survei CSIS menyimpulkan meskipun Ganjar dominan, tetapi akan kalah jika dihadapkan head to head dengan Anies Baswedan. Anies bahkan juga dinyatakan menang jika melawan Prabowo Subianto, terang Denny. ***
Artikel Terkait
Mahasiswi IPB Tewas dalam Kebakaran di Laboratorium Kutipan AKP Budi Ungkap Fakta
Sidang Gugatan Terhadap Rocky Gerung Bakal Digelar Hari ini di PN Jaksel
Dugaan Bayi Tertukar, Kedua Ibu beserta Bayinya Jalani Tes DNA
Aksi Sinopsis Film Hancock, Seorang Pemabuk yang Jadi Superhero
Cara Cek Kredit Online, Karena BI Checking Sudah Ganti