FAJARNUSA.COM -- Harapan akan masa depan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia masih belum menunjukkan tren positif.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil hibrida mengalami penurunan pada Mei 2025.
"Total penjualan mobil hybrid pada Mei 2025 sebanyak 4.355 unit, angka itu turun 3,2 persen secara bulanan," tulis keterangan Gaikindo, dikutip Selasa 24 Juni 2025.
Baca Juga: Pekan Sita Serentak, DJP Jawa Barat Berhasil Menyita 161 Aset Senilai Rp121 Miliar
Dengan 4.355 unit yang terjual, angka ini melemah 3,2,94% dibanding bulan sebelumnya yang menyentuh penjualan 4.500 unit.
Penurunan penjualan ini pun menjadi koreksi dalam ambisi elektrifikasi pasar otomotif nasional.
Kemerosotan ini juga diikuti oleh perlambatan pasar mobil listrik murni (BEV), dengan penurunan 14% secara bulanan pada periode yang sama.
Baca Juga: Babak Baru Korupsi Pertamina: 9 Tersangka Kasus Minyak Mentah Dilimpahkan ke Kejaksaan
Kombinasi pelemahan ini mengindikasikan bahwa minat konsumen terhadap kendaraan listrik di Indonesia masih jauh dari harapan.
Meskipun Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid masih menjadi tulang punggung penjualan HEV dengan 2.539 unit, menguasai lebih dari separuh pasar, dominasi satu model ini justru menyoroti timpangnya ekosistem mobil hibrida secara keseluruhan.
Ketergantungan pada satu atau dua model populer seperti Suzuki XL7 Hybrid (612 unit) dan Toyota Yaris Cross Hybrid (288 unit) menunjukkan kurangnya diversifikasi dan daya tarik model lain.
Baca Juga: Pasha Ungu Tuding Dimas Anggara Tampar Kiesha Alvaro, Netizen Curiga Gimmick
Lebih lanjut, absennya Suzuki Ertiga Hybrid dari daftar penjualan pada Mei 2025 sangatlah mencolok.
Model yang biasanya rutin mengisi posisi tiga besar ini tiba-tiba nihil penjualan, memunculkan pertanyaan besar mengenai strategi pemasaran atau masalah pasokan yang mungkin terjadi.
Di segmen premium, meskipun Lexus LM 350h (187 unit) berhasil menyalip Toyota Alphard Hybrid (89 unit) dan Toyota Vellfire Hybrid (32 unit), angka-angka ini tetap relatif kecil, menunjukkan bahwa pasar hybrid mewah masih sangat niche dan belum mampu menggerakkan volume penjualan secara signifikan.
Artikel Terkait
Produsen Mobil Jepang, Honda hingga Toyota Terkena Skandal Pengujian Karena Langgar Sertifikasi
Debut Pertama Toyota Kijang di Indonesia, Berikut Sejarah dan Asal Usul Mobil Legendaris Indonesia
Napak Tilas Perjalanan Toyota Kijang Mobil Legendaris Mendobrak Dunia Modifikasi Indonesia
6 Alasan Mengapa Anda Harus Membeli Toyota Vios Bekas