FAJARNUSA - Uya Kuya terlihat gemas dan jengkel terkait kualitas penegakan hukum aparat Kepolisian di era Jendral Listio Sigit Prabowo memimpin Kepolisian Republik Indonesia.
Hal ini diungkap Uya saat memandu acara siniar podcast Uya Kuya TV yang meyoroti Kasus kanjuruhan yang diduga terkait Konsosrsium judi 303 Ferdy Sambo, dilansir fajarnusa.com pada Selasa, 11 Oktober 2022.
Dalam siniar Podcast Uya Kuya TV yang mengundang Alvin Lim sebagai bintang tamu, Podcast Uya Kuya TV banyak menyoroti berbagai kasus -kasus mandeg yang diduga dibuat tersendat oleh oknum aparat.
"Yang Saya Komplain ini kan kasus - kasus ril yang pada mandeg ni mas, jadi memang bener-bener ada permainan oknum disitu" ujar Alvin Lim pada Uya Kuya.
Baca Juga: Anies-AHY Pasangan Ideal Pilpres 2024?
Alvin menceritakan bagaimana banyak kasus - kasus high profil yang ditanganinya mandeg seperti Sinarmas, robot trading dan lainnya.
Alvin juga menceritakan bagaimana pengalamannya yang kecewa karena dikalahkan dalam pengadilan oleh oknum pengacara bodong.
"saya kuliah hukum sampai udah S2 sekarang sory mas gak ada gunanya sekarang mas, dalam pengadilan gak ada gunanya, sama seseorang oknum lowyer yang ijazahnya tidak terdaftar di Dikti, kalah mas karena dia nyogok" beber
Mendengar berbagai pemaparan Alvin Lim tentang banyaknya permainan dan kongkalikong oknum aparat di dunia hukum sontak membuat Uya geram.Bahkan Uya Kuya juga melarang anaknya untuk kuliah mengambil jurusan hukum selama kualitas penegakan hukum di Indonesia masih buruk.
Baca Juga: Relawan Anies-AHY 2024 Bekas Pendukung Prabowo Yang Gagal Menang Pilpres 2019
"Saya juga baru sempet bilang ke Nino, apa saya kuliah hukum kata Nino, terus saya bilang sama Nino Selagi Polisi dan negara kita belum bisa menuntaskan kasus Ijazah palsu dari pengacara, belum bisa menangkap pengacara yang memeakai Ijazah palsu Gak usah Kuliah Hukum Nino" tegas Uya Kuya.
"Kan rugi dong ngapain kuliah hukum susah - susah kalo kalah sama pengacara-pengacara yang pake Ijazah palsu ia kan mau dibawa kemana negara ini" sambung Uya Kuya.
Khawatir dengan situasi penegakan hukum yang carut marut dan banyak penyelewengan, Uya Kuya lantas mendorong pihak kepolisian untuk secepatnya bertindak dengan benar menyelesaikan kasus Ijazah bodong para pengacara.
"Pihak Kepolisian ayoklah ya, karena saya khawatir nih karena ini juga buat masa depan anak cucu kita kedepannya, gimana anak cucu kita kalo kalah bersaing sama orang - orang yang cuma beli Ijazah" lanjut Uya Kuya.