FAJARNUSA - Aksi Biadab kembali dipertontonkan oleh oknum polisi yang menjadikan anak tirinya sebagai budak sex dengan cara - cara biadab, atas kejadian ini ibu korban kembali mencari keadilan kepada pengacara kondang Hotman Paris.
Atas kejadian naas ini, pengacara kondang Hotam Paris langsung membuat video yang meminta Kapolri, Kadiv Propam dan Kapolda Jawa Barat untuk menindak dengan tegas pelaku yang disinyalir merupakan anggota Polri di wilayah Kapolresta Kabupaten Cirebon.
"Bapak Kapolri, bapak Kadipropam, bapak Kapolda Jawa Barat, Bapak Kapolresta Kabupaten Cirebon, ini anak umur 11 tahun yang dilecehkan sejak kelas 4 SD telah dilecehkan diduga oleh bapak tirinya" Ungkap Hotman Paris.
Dalam Video permintaan pengusutan kasus pelecehan tersebut, Hotman Paris mengungkapkan bahwa sang Ayah tiri kerap meminta korban untuk menonton film porno, memberikan obat dan dianiaya sebelum disetubuhi oleh pelaku.
"Pelaku yang diduga ayah tiri, disuruh nonton video porno, di apa, diberikan obat, dianiaya kemudian disetubuhi sekian lama" tambah Hotman Paris.
Hotman juga menyampaikan bahwa oknum polisi tersebut memang sudah ditahan di Polresta Cirebon, tapi ibunya ini mengeluh tentang apakah penyidik dan psikolog itu benar - benar melakukan tugasnya secara netral.
"ini Baru mempertanyakan belum menuduh, kenapa bu tanya Hotman Paris pada sang ibu"
Sang ibu korban lantas menjelaskan kejanggalan yang terjadi selama pemeriksaan yang dijalani oleh anaknya yang menjadi korban pelecehan sang ayah tiri termasuk saat dilarang bercerita apapun oleh psikolog.
"saya dilarang untuk masuk mendampingi anak saya, saya kan tanya ditanyakan apa saja oleh psikolog, anak saya katanya dilarang untuk bercerita apapun" ujar sang Ibu.
Baca Juga: Berani! Najwa Shihab Sindir Gaya Hidup Polisi Dan Istrinya
Atas kondisi ini lebih lanjut lantas hotman paris juga bertanya soal barang bukti kepada penyidik, kenapa barang bukti yang disita cuma 1.
"Padahal kejadiannya 3 hari berturut-turut dan ada 3 baju, 2 baju tiduran, 1 baju seragam merah putih" terang sang ibu memaparkan.