FAJARNUSA – "Saya merasa terharu. Dibesarkan hati saya. Ini sungguh suatu kehormatan bagi saya dan juga membuat saya bertekat untuk tidak mengecewakan partai-partai ini terutama rakyat Indonesia," kata Prabowo Subianto saat acara deklarasi calon presiden ( capres ) 2024 yang tayang di channel Youtube GerindraTV, Minggu 13 Agustus 2023.
Baca Juga: Hari Pramuka ke 62 Dirayakan Dengan Semangat di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon
Prabowo Subianto juga meminta izin rakyat Indonesia untuk bisa menjadi presiden.
"Kita minta mandat dari rakyat, kita minta izin rakyat untuk kita berkuasa," kata Prabowo.
Lebih lanjut Prabowo menjelaskan maksud dirinya turun ke dunia politik.
Baca Juga: Pomp Cakrabuana Cirebon Mendukung Perlombaan Persatuan Olahraga Merpati Pos Indonesia
"Kita berpolitik untuk mempengaruhi jalannya negara dan bangsa kita," kata Prabowo.
"Kita tidak mau menyerahkan nasib bangsa kepada pihak yang kita tidak yakin cintanya kepada bangsa ini," tambahnya.
Prabowo juga menyebut akan melancarkan kampanye terbuka.
"Tentunya dalam kampanye kita nanti tidak akan menjelekan siapapun," ucapnya.
Baca Juga: Mengupas Pentingnya Moderasi Islam bagi Generasi Milenial
Diketahui hari ini ternyata ada deklarasi parpol untuk capres 2024.
Deklarasi itu dilakukan oleh Partai Gerindra, PKB, Golkar dan PAN.
Ke-4 partai tersebut mendeklarasikan mendukung Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam pemilu 2024 mendatang oleh Partai Gerindra
Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar bertemu dengan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).
Baca Juga: Seni Tradisional Cirebon: Tayuban yang Memikat Hati
Pertemuan keempatnya dalam rangka pernyataan dukungan terhadap Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai bakal calon presiden (capres) 2024.
Seluruh ketua umum hadir, mulai dari Zulkifli Hasan, Airlangga Hartarto, Prabowo, dan Muhaimin Iskandar
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Airlangga menjadi tokoh terakhir yang hadir, tepat pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Perceraian dan Masalah Hukumnya Dalam Praktik
Airlangga langsung disambut Prabowo, Muhaimin Iskandar, dan Zulkifli Hasan.
Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu menjadi tokoh yang memberi sambutan sekaligus deklarasi dukungan pertama.
"Partai Golkar melihat kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto sangat tepat untuk membawa Indonesia lolos dari middle income trap," kata Airlangga dalam sambutannya.
Sekretaris jenderal empat partai politik (parpol) tersebut juga tampak hadir.
Baca Juga: Meneropong Perkembangan Ekonomi Islam Di Indonesia
Sebagai informasi, awalnya PAN dan Golkar bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Namun, dengan pernyataan dukungan ini, hampir pasti KIB buyar karena salah satu anggota koalisi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebelumnya juga sudah menyatakan dukungan kepada poros PDI-P.
Sementara itu, Gerindra dan PKB sudah meneken kerja sama politik sejak tahun lalu, tetapi belum kunjung mendeklarasikan bakal capres.
Kini, kursi RI-2 calon rekan duet Prabowo menjadi perbincangan hangat.
Sebelumnya, PAN getol mengajukan nama Menteri BUMN Erick Thohir.
Sementara PKB getol mencalonkan Muhaimin Iskandar.
Artikel ini hasil kompilasi dari artikel yang telah tayang di Kompas.com