Ada kekhawatiran terjadi pencatatan pengeluaran ganda (double accounting). "Ini duitnya dari BGN, pengadaannya oleh BGN. Kami heran, jika sudah dikelola di tingkat satuan pelayanan, mengapa di pusat masih dikeluarkan lagi?" tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Gizi Nasional diharapkan segera memberikan penjelasan resmi guna memastikan program prioritas Presiden Prabowo ini tetap berjalan bersih dan tepat sasaran.
(**)