nasional

Update Bencana Agam Sumatera Barat: 192 Tewas, 72 Hilang, BNPB Bangun Huntara dan Kerahkan Alat Berat

Senin, 22 Desember 2025 | 08:17 WIB
Pembangunan huntara untuk korban banjir dan longsor di Agam, Sumatera Barat mulai dilakukan. (Dok. BNPB)

FAJARNUSA.COM — Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Data ini diperbarui per 20 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.

Kronologi Bencana Agam

Bencana hidrometeorologi ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Agam sejak Rabu, 19 November 2025. Kondisi tersebut memicu terjadinya banjir, banjir bandang, dan tanah longsor pada Rabu, 26 November 2025, yang berdampak luas terhadap pemukiman warga dan infrastruktur daerah.

Baca Juga: Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin Sapa Pelanggan di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan

Wilayah Terdampak

Dari total 16 kecamatan di Kabupaten Agam, sebanyak 13 kecamatan terdampak, yakni:

Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Matur, Palupuh, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Biaso, Banuhampu, dan IV Koto.

Baca Juga: Draf AD/ART, KEJ, dan KPW: Siap Disahkan di Konkernas PWI 2026

Sementara itu, tiga kecamatan dilaporkan tidak terdampak signifikan, yaitu Sungai Pua, Candung, dan Ampek Angkek.

Data Korban Banjir dan Longsor Agam

BNPB mencatat dampak kemanusiaan yang cukup besar akibat bencana ini, dengan rincian:

Baca Juga: Dokter Gigi Jessica Freddy Speak Up soal Dugaan KDRT, dari Trauma Psikologis hingga Masalah saat Proses Perceraian

  • Meninggal dunia: 192 orang
  • Hilang: 72 orang (berpotensi bertambah)
  • Mengungsi: 3.878 jiwa
  • Dirawat: 4 orang
  • Terdampak/terisolasi: 26 orang

Rincian korban meninggal dunia terbanyak berasal dari Kecamatan Palembayan sebanyak 138 orang, disusul Malalak 14 orang dan Tanjung Raya 10 orang. Sebanyak 27 korban masih belum teridentifikasi.

Untuk korban yang belum ditemukan, mayoritas berasal dari Palembayan (66 orang), Malalak (3 orang), Lubuk Basung (1 orang), dan Tanjung Raya (2 orang).

 

Halaman:

Tags

Terkini