nasional

Cegah Stunting Sejak Dini, Pemkot Cirebon Dorong Peran Keluarga dan Remaja Putri

Selasa, 16 Desember 2025 | 12:14 WIB
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Balita Stunting yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pekalipan, Senin (15/12/2025).

FAJARNUSA.COM (Cirebon) – Pemerintah Kota Cirebon terus menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai langkah nyata dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, perhatian pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga penguatan kesehatan remaja putri sebagai calon ibu di masa depan.

Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Balita Stunting yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pekalipan, Senin (15/12/2025).

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Sutikno hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pencegahan stunting di tingkat kewilayahan.

Baca Juga: Sembilan Warga Kota Cirebon Terdampak Bencana di Aceh Berhasil Dipulangkan

Ia menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah konkret bersama untuk menurunkan angka stunting, khususnya di wilayah Kecamatan Kesambi dan Pekalipan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa stunting tidak boleh dipandang sebagai persoalan tinggi badan semata.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, yang banyak terjadi pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan, sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun,” ujarnya.

Baca Juga: Kanwil DJP Jawa Barat II Gelar Asistensi Coretax Kepada 600 Wajib Pajak di Kabupaten Cirebon dan Kuningan

Menurutnya, dampak stunting sangat luas karena tidak hanya memengaruhi fisik anak, tetapi juga kecerdasan dan produktivitasnya di masa mendatang.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan sejak hulu, dengan memastikan kecukupan gizi ibu hamil dan remaja putri.

“Kesehatan anak dimulai jauh sebelum ia dilahirkan. Pastikan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup, mengonsumsi tablet tambah darah, dan rutin memeriksakan kehamilan. Remaja putri juga perlu diedukasi agar siap secara gizi sebelum menjadi ibu,” katanya.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Treatmen Peningkatan Keselamatan Sambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Selain itu, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya peran keluarga dalam pemenuhan gizi anak. Ia mengingatkan para ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, serta melanjutkannya dengan MPASI yang tepat guna.

“Lingkungan yang bersih, stimulasi yang cukup, dan kasih sayang dalam keluarga juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kecerdasan anak,” tambahnya.

Wakil Wali Kota turut mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang selama ini berjalan bersama Pemerintah Kota Cirebon.

Halaman:

Tags

Terkini