nasional

Biro Pers Istana Diduga Cabut ID Card Jurnalis, CEO Promedia Sorot Tindakan Berlebihan Pejabat Istana

Senin, 29 September 2025 | 09:36 WIB
Foto ilustrasi - CEO Promedia Agus Sulistriyono menanggapi dugaan pencabutan ID Card liputan istana milik seorang jurnalis

FAJARNUSA.COM -  CEO PT Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono, menyampaikan keprihatinannya terkait beredarnya kabar pencabutan kartu identitas (ID Card) liputan Istana milik seorang jurnalis televisi nasional.

Agus menegaskan, tanpa kartu tersebut, jurnalis bersangkutan tidak bisa melaksanakan tugas peliputan di lingkungan Istana Negara. CEO Promedia itu juga menyebut pihaknya masih menunggu penjelasan resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

“Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Istana terkait pencabutan kartu identitas liputan Istana,” kata Agus, Minggu 28 September 2025.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Berikan Penghargaan Kepada Ahli Waris Pencipta Lagu Kota Cirebon

Agus menilai, jika benar pencabutan dilakukan secara sepihak, maka tindakan itu dapat merugikan citra Presiden Prabowo Subianto. 

“Jika isu itu benar, pejabat yang bertindak berlebihan dengan mencabut kartu identitas liputan harus dicopot. Tidak cocok model pejabat seperti itu menangani kegiatan wartawan,” tegasnya.

Agus menambahkan, tindakan berlebihan justru berpotensi menimbulkan kesan negatif terhadap kepemimpinan Presiden. 

Baca Juga: PBFI Kota Cirebon Dilantik, Wali Kota Dorong Inovasi dan Prestasi Olahraga Kebugaran

“Tapi jujur saja sampai sekarang, saya belum mendapat penjelasan langsung dari Istana,” ucapnya.

Sebelumnya telah viral soal kabar reporter CNN Indonesia, Diana Valencia, yang menyebut bahwa kartu identitas liputannya dicabut oleh pihak Istana. 

Informasi itu disampaikan melalui tangkapan layar unggahan di media sosial yang beredar di grup WhatsApp Forum Wartawan NTT Dunia, Minggu 28 September 2025.

Baca Juga: DPD HAPI Jawa Barat Gelar Pelatihan Paralegal Angkatan ke-1, Begini Kata Dr Yanto Irianto SH MH

“Per (Sabtu, 27 September 2025) malam ini, saya bukan wartawan Istana lagi karena ID Card saya sudah diambil oleh Biro Pers,” tulis Diana dalam unggahannya.

Menurut Diana, alasannya karena ia dianggap melontarkan pertanyaan di luar konteks acara kepada Presiden Prabowo Subianto. 

 

Halaman:

Tags

Terkini