nasional

Unhas Dorong Penguatan Kompetensi melalui Implementasi Kuliah Terintegrasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri

Sabtu, 9 Agustus 2025 | 14:41 WIB
Workshop Penguatan Kolaborasi dan Strategi Implementasi Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) (Dok. Unhas)

FAJARNUSA.COM - Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan Workshop Penguatan Kolaborasi dan Strategi Implementasi Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) selama dua hari, 5–6 Agustus 2025, di Makassar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unhas untuk memperkuat relevansi pembelajaran di perguruan tinggi yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI), serta mendorong kolaborasi lintas sektor guna menciptakan kampus yang berdampak luas.

Workshop resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K).

Baca Juga: Polresta Cirebon Ungkap 16 Kasus Narkotika dan Peredaran Obat Farmasi Ilegal dalam Kurun Waktu Juni hingga Agustus 2025

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan mitra eksternal untuk mendukung implementasi MKPK secara berkelanjutan.

“MKPK merupakan jembatan strategis yang menghubungkan capaian pembelajaran mahasiswa dengan kebutuhan nyata di lapangan. Perguruan tinggi harus membuka diri untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dan dunia industri,” kata Prof. Ruslin.

Kepala Sub Direktorat Pembelajaran Mandiri Direktorat Pendidikan Unhas, Prof. Makkarennu, S.Hut., M.Si., Ph.D., dalam laporannya menjelaskan bahwa workshop ini menghadirkan sejumlah mitra strategis sebagai wujud kolaborasi Unhas dengan berbagai sektor.

Baca Juga: Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Aman Dikonsumsi Meski Ditemukan Persoalan Penurunan Kualitas

Beberapa mitra yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), PT Eagle High Plantation Tbk., Academy of Entrepreneurs Pty Ltd, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk., dan PT Bank BTPN Syariah Tbk.

Hari pertama workshop diisi dengan diskusi panel internal yang melibatkan para narasumber dari lingkungan Unhas, yakni Direktur Kemitraan, Kepala Subdirektorat Pengembangan Prestasi dan Talenta Mahasiswa, serta Kepala Subdirektorat Pembelajaran Mandiri.

Diskusi ini bertujuan menggali strategi kolaboratif dan menguatkan peran sivitas akademika dalam merancang dan menjalankan MKPK di lingkungan kampus.

Baca Juga: Tak Perlu Bingung Shade Lagi, Ini Rekomendasi 3 Bedak Translucent untuk Makeup Kulit Berminyak

Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada best practice pelaksanaan Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) di luar program studi dan kampus, serta penyusunan strategi implementasi MKPK berdasarkan rumpun ilmu masing-masing.

“Sesi ini dirancang untuk menggali pengalaman lapangan secara langsung dan menyusun rencana aksi yang kontekstual di tingkat program studi. Seluruh pimpinan fakultas hadir dan berperan aktif dalam sesi ini, menandai komitmen institusi terhadap transformasi pembelajaran yang berdampak nyata pada penguatan kompetensi mahasiswa,” kata Prof. Makarennu.

Menutup rangkaian kegiatan, Direktur Pendidikan Universitas Hasanuddin, Prof. Risma Illa Maulany, S.Hut., M.NatRest., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan semangat kolaboratif seluruh peserta.

Halaman:

Tags

Terkini