nasional

Longsor Tambang Gunung Kuda Memakan Korban Jiwa, Gubernur Dedi Mulyadi Perintahkan Penutupan Total

Sabtu, 31 Mei 2025 | 06:57 WIB
Gubernur Jawa Barat perintahkan untuk menutup tambang batu alam Gunung Kuda dari aktivitas pertambangan. (facebook/MamathUni)

FAJARNUSA.COM -- Tragedi longsor di kawasan tambang batu alam Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, memakan banyak korban jiwa, Jumat 30 Mei 2025.

Menanggapi kejadian itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memerintahkan agar perusahaan tambang yang beroperasi itu bisa ditutup permanen.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Dedi menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut. 

Baca Juga: Kepala BGN Bilang Minum Susu 2 Liter Sehari Membuat Badan Anak Jadi Tinggi, Dokter Spesialis Anak Beri Respon Begini

Ia juga mengaku pernah mengunjungi lokasi tambang dan menilai bahwa aktivitas penambangan itu sangat berisiko.

"Beberapa waktu lalu saat saya sebelum menjadi gubernur saya pernah datang ke penambangan galian C,” ujar Dedi dalam unggahannya, Jumat 30 Mei 2025.

“Saya melihat itu sangat berbahaya tidak memenuhi unsur standarisasi keamanan," imbuhnya.

Baca Juga: Tersinggung Motornya Disenggol, Karyawan BUMD DKI Aniaya Sopir Truk di SPBU Bekasi

Ia juga menambahkan, karena kala itu belum menjabat, maka dirinya tak memiliki wewenang untuk menghentikan operasional tambang. 

Sementara itu, izin usaha tambang tersebut masih berlaku hingga Oktober 2025.

Menurutnya, para pekerja yang menjadi korban saat kejadian tengah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga: Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Eks Ajudan Joko Widodo yang Jadi Pangdam Jaya

"Ini sebenarnya menjadi tanggungjawab bagi pengelola tambang dan semoga keluarga diberi ketabahan, yang meninggal diterima iman islam, diampuni dosanya, dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah," ujarnya.

 

Tags

Terkini