nasional

Soal Prabowo Ingin Danantara Ikut Investasi di Proyek Energi, Menteri Bahlil Pastikan ESDM Bakal Atur Porsinya

Kamis, 22 Mei 2025 | 18:03 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) dan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (Instagram.com/@bahlillahadalia)

FAJARNUSA.COM -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi terkait Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang akan berinvestasi di proyek strategis energi nasional.

Bahlil menegaskan, pihaknya akan mengikuti terhadap arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait dengan transisi dan kedaulatan energi. 

"Kita kan sebagai pembantu Bapak Presiden, pasti menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh Bapak Presiden," ujar Bahlil kepada awak media usai menghadiri acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Rabu, 21 Mei 2025.

Baca Juga: Gebyar Pendidikan Masyarakat 2025, Tekankan Peran Lembaga Nonformal

Kendati demikian, Menteri ESDM menuturkan pihaknya akan mengatur sektor yang akan dijadikan prioritas dalam investasi Danantara. 

"Terkait dengan transisi energi dan kedaulatan swasembada energi kita, arah Bapak Presiden Danantara juga ikut mengambil bagian, porsinya tinggal kita atur mana yang menjadi skala prioritas," terang Bahlil.

Bahlil kemudian menjelaskan, pemerintah juga telah menyediakan sistem gross split atau skema bagi hasil dalam kegiatan usaha hulu minyak dan gas (migas). Sejauh ini, gross split dan cost recovery selalu diperdebatkan pelaku usaha hulu migas.

Baca Juga: Ramai Isu 'Peduli Lindungi' Disusupi Judol, Aplikasi Kesehatan di Era Covid-19 Itu Kini Diblokir Komdigi

Menteri di Kabinet Merah Putih itu menyebut pemerintah telah memberikan formulasi yang lebih ekonomis untuk meringankan ekspansi dan modal belanja atau capex. Hal ini dinilai menjadi solusi untuk meningkatkan lifting migas tanpa mengorbankan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Sebenarnya selama ini kan selalu diperdebatkan antara cost recovery atau growth split. Tetapi dengan bagaimana cara untuk mereka bisa melakukan ekspansi," tutur Bahlil. 

"Pasti, kan sekarang membutuhkan capex yang mahal bagi sumur-sumur tua. Karena itu kita memberikan satu formulasi sweetener yang ekonomis," imbuhnya.

Baca Juga: KAI Ajak Penumpang Berani Lapor Tindakan Pelecehan Seksual di Acara Talkshow Berbicara, Bersuara, Berdaya

Sebelumnya diketahui, Prabowo sempat menyebut BPI Danantara akan terlibat dalam investasi di proyek strategis energi dalam negeri. 

Presiden RI itu juga membuka ruang bagi para investor turut terlibat dalam proyek-proyek migas melalui skema investasi.

"Silahkan anda masuk ke peluang yang kita berikan, dan kita sudah siapkan suatu dana investasi besar,” ungkap Prabowo dalam sambutannya di Peresmian Pembukaan dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) di Tangerang, Rabu, 21 Mei 2025.

Halaman:

Tags

Terkini