FAJARNUSA.COM -- Beberapa waktu lalu ramai jadi perbincangan Hasan Nasbi mundur dari jabatannya sebagai Kepala Presidential Communication Office (PCO).
Hasan Nasbi diketahui sudah memasukkan surat pengunduran dirinya pada 21 April 2025 lalu.
Namun, Hasan Nasbi tiba-tiba kembali terlihat dalam sidang kabinet pada 5 Mei 2025 dan terungkap bahwa ia tetap memimpin PCO.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Targetkan Seluruh Desa Miliki Koperasi Merah Putih, Siap Dilaunching Juli 2025
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sekaligus Juru Bicara Presiden mengungkapkan alasan di balik Presiden Prabowo tetap mempertahankan Hasan Nasbi.
“Pasti beliau punya pertimbangan, ya,” ucap Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Jumat, 9 Mei 2025.
“Presiden melihat kontribusi beliau dari awal dan itu menjadi alasan utama untuk menolak pengunduran diri,” imbuhnya.
Baca Juga: Habemus Papam! Ini Arti Nama Leo XIV, Nama Baru Paus Terpilih Robert Prevost
Prasetyo juga menyatakan bahwa untuk menolak pengunduran itu adalah hak prerogatif yang dimiliki oleh Prabowo sebagai Presiden.
“Itu hak prerogatif presiden, sangat wajar jika beliau meminta Hasan tetap menjalankan tugasnya,” ujarnya.
“Pasti beliau secara pribadi punya penilaian terhadap Pak Hasan Nasbi,” kata Prasetyo.
Prasetyo lantas mengatakan bahwa menarik kembali Hasan Nasbi untuk berkantor sebagai Kepala PCO sesuai perintah Presiden adalah hal yang wajar.
“Jadi, memerintahkan untuk tetap memimpin Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan ya saya kira itu sah-sah saja, wajar-wajar saja,” tandasnya.***