Dade menjelaskan, bahwa masyarakat Cirebon Timur hanya ingin memastikan pembangunan yang dijanjikan benar-benar dilaksanakan, terutama karena tiga ruas jalan itu sangat vital bagi aktivitas warga.
“Jalan Gebang Ilir–Waled, Sindanglaut–Pabuaran, dan Kalipasung–Serang ini dijanjikan tahun lalu. Jalan itu penting karena menuju rumah sakit, pasar, dan area aktivitas warga lainnya,” jelasnya.
Ia menegaskan, bahwa pertemuan ini bukan untuk membatalkan aksi masyarakat, melainkan sebagai bentuk komunikasi awal yang akan terus dikawal hingga pembangunan benar-benar berjalan.***