FAJARNUSA.COM -- Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menanggapi pernyataan Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar yang mengungkap dugaan adanya setoran uang judi sabung ayam kepada kepolisian di Polsek Negara Batin, Way Kanan.
Helmy menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup diri untuk mengusut dugaan tersebut.
Ia pun menantang agar bukti yang konkret disampaikan jika memang ada keterlibatan anggota kepolisian dalam praktik tersebut.
"Saya menanggapi bahwa ini kan asumsi ya. Kalaupun ada, tunjukan, kami tidak menutup diri untuk memproses itu," ujar Helmy dalam keterangan video pada Jumat 21 Maret 2025.
Helmy menegaskan bahwa kepolisian akan serius menyelidiki dugaan ini.
Sejumlah satuan dari internal Polri telah diterjunkan untuk mengusut dugaan keterlibatan anggota kepolisian dalam aliran dana judi sabung ayam.
"Kalau tidak ada, ya kami akan bilang tidak ada, tapi kalau misalnya ada, tentu ini akan dilakukan penindakan,” jelasnya.
“Rasanya Polri sudah terbiasa untuk menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran," lanjutnya.
Helmy juga menyoroti bahwa kasus ini dipenuhi berbagai spekulasi.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Sampaikan LKPJ 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD
Namun, ia menegaskan bahwa kepolisian tetap fokus pada fakta utama, yaitu insiden penembakan yang menyebabkan tiga anggota Polri kehilangan nyawa.
"Walaupun ada setoran, tidak menghilangkan fakta bahwa terjadi penembakan yang menyebabkan tiga orang meninggal. Ini adalah persoalan kemanusiaan yang harus diungkap," tegasnya.
Sebelumnya, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar mengungkap dugaan adanya aliran dana setoran dari praktik judi sabung ayam yang diterima oleh anggota kepolisian dan TNI.