nasional

Serangga Hingga Ulat Sagu Bisa Jadi Menu MBG, Badan Gizi Nasional: Semuanya Tergantung Daerahnya

Minggu, 26 Januari 2025 | 11:19 WIB
Serangga masuk dalam ide menu MBG (Instragram.com/badangizinasional.ri)

FAJARNUSA.COM -- Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis atau MBG kini sudah dimulai dan dilakukan di banyak daerah.

Dengan target seluruh anak sekolah di Indonesia mendapatkan program ini, dapur masak untuk MBG pun dikelola oleh daerah masing-masing.

Sama halnya dengan ide menu yang diberikan untuk MBG seperti yang disarankan oleh Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN.

Kepala BGN mengungkapkan ada peluang untuk perbedaan menu pada masing-masing daerah.

Baca Juga: Wujudkan Astacita, KAI Lakukan Peningkatan Kuota BBM Subsidi 2025 untuk Transportasi Murah dan Ramah Lingkungan

Semuanya kembali kepada potensi alam di daerah masing-masing yang bisa untuk mendukung pelaksanaan MBG ini.

Peluang serangga hingga ulat sagu masuk menu MBG

Salah satu yang disebut sebagai peluang untuk masuk ke menu MBG menurut Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional adalah serangga hingga ulat sagu.

Hal tersebut berkaca pada kebiasaan makan di daerah tertentu.

“Mungkin saja ada satu daerah suka makan serangga, belalang, ulat sagu, bisa jadi bagian protein,” kata Dadan saat hadir dalam acara Rapimnas Pira Gerindra pada Sabtu, 25 Januari 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta.

“Itu sala satu contoh ya, kalau ada daerah-daerah tertentu yang terbiasa makan seperti itu, bisa jadi menu di situ,” imbuhnya.

Baca Juga: Prabowo di India, Singgah ke Toko Buku Langganannya di New Delhi Kawasan Khan Market Bernama Bahrisons Booksellers

Bukan standar nasional dari BGN

Karena Indonesia negara kepulauan yang tentunya tiap daerah berbeda, dalam pelaksanaan MBG ini tidak memiliki standar nasional untuk menunya.

BGN hanya memberikan instruksi dengan fokus pada komposisi gizi MBG, bukan pada menu.

Halaman:

Tags

Terkini