Bey menambahkan bahwa seluruh kegiatan pemerintahan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini, menurutnya, merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan publik.
“Transparansi dan akuntabilitas adalah dua hal yang harus dijaga dalam setiap tindakan pemerintahan. Masyarakat harus merasa dilibatkan dan tahu apa yang sedang dilakukan pemerintah demi kepentingan bersama,” tambahnya.
Pesan ketiga dari Bey kepada Pj Wali Kota Cirebon adalah mengenai pentingnya menyiapkan transisi kepemimpinan dengan baik. Hal ini seiring dengan hasil Pilkada 2024 yang akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. Bey mengingatkan agar Pj Wali Kota mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk memastikan kelancaran transisi sampai nanti ada Wali Kota definitif.
“Transisi kepemimpinan adalah langkah yang krusial. Pj Kepala Daerah harus memastikan bahwa semua program yang telah dijalankan tetap berjalan dengan baik dan diterima oleh pemimpin yang baru. Dokumentasi yang lengkap dan komunikasi yang lancar sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di daerah,” jelasnya.
Tak hanya itu, Bey juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam memastikan kelancaran proses transisi kepemimpinan. “Koordinasi antar instansi dan pihak terkait harus terus diperkuat. Jangan sampai ada program yang tertunda atau terbengkalai karena kurangnya komunikasi dan persiapan,” tutupnya. (Mike Dwi Setiawati)