FAJARNUSA.COM (KOTA CIREBON) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon menanam pohon mangrove bersama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan puluhan pelajar di kawasan pesisir, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Selasa (28/5/2024).
Penanaman pohon mangrove merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni.
Kepala DLH Kota Cirebon, dr. Yuni Darti, Sp.GK., mengatakan, total ada 200 pohon mangrove yang ditanam di tempat tersebut. Pohon berasal dari sumbangan PPPK Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon.
Baca Juga: Pasca Gapura Alun-Alun Pataraksa Ambruk, Gapura Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon pun Alami Keretakan
“Kami bersama pegawai DLH Kota Cirebon menanam ratusan pohon mangrove di pinggir pantai pesisir,” kata Yuni usai kegiatan.
Selain di kawasan pesisir, penanaman pohon juga dilakukan di area lahan bekas TPA Grenjeng, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti. Pohon masih berasal dari PPPK Pemda Kota Cirebon.
“Kami ingin membuat hutan kota di bekas TPA Grenjeng. Oleh sebab itu, kami akan tanam ratusan pohon berbagai jenis,” tutur Yuni.
Baca Juga: Ironis, Anggaran 15.5M Gapura Alun-Alun Pataraksa Ambruk Dalam 2 Bulan Setelah di Resmikan
Pihaknya juga akan launching ATM sampah keliling di pusat daur ulang Dukuhsemar. Inovasi ini memanfaatkan teknologi untuk membantu mengurangi sampah plastik sekaligus menghasilkan keuntungan bagi masyarakat.
“Rencananya ATM sampah keliling akan mendatangi kantor-kantor perangkat daerah dan akan menyasar ke sekolah-sekolah untuk mengurangi sampah plastik,” ungkapnya.
Pada puncak dari peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia akan dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh perangkat daerah, sampai RT dan RW untuk bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Bupati Cirebon Kecewa Atas Ambruknya Gapura Alun-Alun Pataraksa Yang Menelan Anggaran Miliyaran
“Kami ingin mengajak berkomitmen bersama seluruh masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, minimalnya tidak membuang sampah sembarangan,” kata dr. Yuni.
Pihaknya berharap, seluruh rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dapat berkontribusi terhadap penambahan ruang terbuka hijau (RTH). Mengingat, sampai saat ini belum tercapai. Selain itu mencegah terjadinya bencana akibat kerusakan alam.
“Semoga bisa menambah RTH di Kota Cirebon dan terhindar dari bencana alam akibat tidak bisa merawat lingkungan,” katanya.(*)