nasional

Video Viral Sepasang ODGJ Berbuat Tak Pantas di Jalan Kota Bandung

Selasa, 24 Oktober 2023 | 19:34 WIB
Video viral yang menunjukkan sepasang pria dan wanita, diduga ODGJ, berbuat tidak pantas di pinggir jalan Kota Bandung. (Foto: X/eradotid)

FAJARNUSA.COM — Video berisi sepasang pria dan wanita yang tengah berhubungan secara terbuka di pinggir Jalan Moh. Toha, Kota Bandung, Senin 23 Oktober 2023, tengah malam, menjadi perbincangan hangat di Media Sosial (Medsos) Instagram.

Dalam rekaman tersebut, pria dan wanita tersebut tampaknya tanpa rasa malu melakukan adegan intim di depan umum, tepat di depan sebuah kios yang sudah tutup.

Kejadian ini terasa semakin mencolok karena di sekitarnya terdapat Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sedang beraktivitas.

Baca Juga: Viral Kantor Mahkamah Konstitusi di Google Maps Berubah Nama menjadi Mahkamah Keluarga

Kapolsek Regol, AKP Aji Riznaldi Nugroho, memberikan konfirmasi mengenai insiden ini. Menurutnya, dugaan sementara menunjukkan bahwa pria dan wanita yang terlibat dalam adegan tersebut mungkin adalah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Itu kemungkinan ODGJ, orang sehat kayaknya tidak mungkin berbuat seperti itu," ujar Aji saat dihubungi melalui telepon pada Selasa, 24 Oktober 2023.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini.

Baca Juga: Mengenal Kratom, Tanaman Yang Daunnya Punya Banyak Manfaat Tapi Juga Punya Efek Negatif

Mereka juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Ketertiban Umum (Satpol PP) Kota Bandung untuk memastikan apakah pelaku benar-benar ODGJ.

Aji menegaskan bahwa polisi akan meningkatkan patroli guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di Kota Bandung.

Selain itu, Polsek Regol juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait dalam upaya mencegah tindakan asusila semacam ini.

"Saya sudah sampaikan juga ke Camat, jadi kita kolaborasi dalam menangani hal-hal seperti ini, kayak penyakit masyarakat, terus gangguan ketertiban itu jadi tugas bersama, semua berperan, mau itu Babinsa, Tibum bahkan sampai RT/RW, jadi tanggungjawab semua, karena sejatinya masalah sosial itu tidak bisa dibebankan kepada satu institusi, tapi harus semua elemen bergabung," pungkasnya. *

Tags

Terkini