nasional

Viral Kantor Mahkamah Konstitusi di Google Maps Berubah Nama menjadi Mahkamah Keluarga

Selasa, 24 Oktober 2023 | 19:11 WIB
Google maps sekarang menunjukkan mahkamah konstitusi berubah menjadi nama mahkamah keluarga. (Foto: Istimewa)

FAJARNUSA.COM — Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia menjadi sorotan karena perubahan namanya di Google Maps.

Kantor tersebut mendadak berganti nama menjadi "Mahkamah Keluarga" dalam hasil pencarian jejaring Google Maps.

Perubahan ini mencuat bersamaan dengan revisi aturan batas usia pencalonan Presiden/Wakil Presiden RI oleh MK.

Baca Juga: Mengenal Kratom, Tanaman Yang Daunnya Punya Banyak Manfaat Tapi Juga Punya Efek Negatif

Menurut seorang teknisi informatika, Muhammad Endika, perubahan nama di Google Maps memerlukan persetujuan dari Google, dan biasanya tidak terjadi dengan mudah.

“Sebetulnya, itu tidak mudah, tapi kalau misalnya ada cukup banyak yang mengedit dan mengubah nama, maka bisa saja mendapat persetujuan. Google 'kan mesin, kalau banyak yang me-rename, bisa saja mesin itu merespons dengan langsung mengubah titik tanda,” katanya.

Perubahan nama ini terkait dengan peraturan baru yang mengubah batas usia pencalonan Presiden/Wakil Presiden RI menjadi minimal 40 tahun, kecuali bagi yang pernah menjabat sebagai kepala daerah.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas Mengerikan di Jakarta Barat, Korban di Tabrak Sampai Terpental

Aturan ini memungkinkan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang berusia 36 tahun, untuk menjadi calon Wakil Presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Tentu saja, perubahan ini memicu perbincangan di masyarakat, terutama karena Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, adalah menantu dari Presiden Jokowi, setelah menikahi adik Presiden pada tahun 2022. *

Tags

Terkini