FAJARNUSA.COM — H. Syamsul Arifin, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) ke-15 selama periode 16 Juni 2008-2011, telah meninggalkan jejak penting dalam karirnya yang cemerlang.
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Sumut bersama wakilnya Gatot Pudjo Nugroho, Syamsul Arifin telah mengemban tugas sebagai Bupati Langkat selama dua periode, yaitu 1999-2008. Ini adalah awal dari perjalanan karirnya yang mengesankan.
Tidak hanya dikenal sebagai seorang pemimpin, Syamsul juga meraih penghargaan bergengsi sebagai Dato’ Lelawangsa Sri Hidayatullah Putera Melayu, dan ia diakui sebagai sahabat bagi semua suku di Sumatera Utara.
Baca Juga: Beberapa Cara Merawat Kulit Eksim Saat Cuaca Panas Salah Satunya Hindari Mandi Air Panas
Selama hidupnya, Syamsul Arifin memiliki dampak yang signifikan sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara, serta sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI).
Bahkan, ia terpilih kembali sebagai Ketua Umum MABMI secara berturut-turut sejak tahun 2005 hingga saat ini.
Baca Juga: Injak Usia 71 Tahun, Mantan Gubernur Sumatra Utara, Syamsul Arifin Meninggal Karena Sakit
Namun, pada hari ini Selasa 17 Oktober 2023, Syamsul Arifin meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Subroto Jakarta di Jakarta karena sakit yang diderita.
Berita yang disampaikan dengan berat hati ini datang setelah kabar bahwa Datuk Syamsul meninggal dunia, sebagaimana yang diungkapkan oleh Bupati Langkat, Syah Afandin, yang merupakan adik kandung Syamsul Arifin.
Meninggalnya Syamsul Arifin adalah kehilangan besar bagi Sumatera Utara, yang telah dihormati dan diinspirasi oleh perjalanan karir dan dedikasinya yang luar biasa. *