nasional

Kabupaten Cirebon dan Guangzhou China, Jalin Kerjasama Pariwisata dan Budaya Jalur Sutera Maritim

Senin, 16 Oktober 2023 | 08:57 WIB
Bupati Kabupaten Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, dan perwakilan Pemerintah Kota Guangzhou China saat menandatangani perjanjian pra-kerjasama di Hotel Patra, Kabupaten Cirebon. (Foto: cirebonkab.go.id)

FAJARNUSA.COM—Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan langkah awal dalam menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Guangzhou China terkait promosi pariwisata dan pelestarian budaya Jalur Sutera Maritim.

Penandatanganan perjanjian pra-kerjasama ini berlangsung di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua pihak.

Dikutip dari website resmi Cirebon kabupaten yaitu cirebonkab.go.id.

Baca Juga: Bentrok Antara Simpatisan di Muntilan, 11 Motor Rusak dan 3 Rumah Warga Jadi Korban

Bupati Kabupaten Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, menyampaikan kebanggaannya atas peran Kabupaten Cirebon dalam sejarah Jalur Sutera Maritim pada abad ke-14 yang dipelopori oleh Laksamana Ceng-Ho. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon adalah salah satu lokasi pendaratan di jalur perdagangan ini, yang menjadikan daerah tersebut memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyebaran budaya Jalur Sutera Maritim. Imron juga menyoroti bukti-bukti peninggalan sejarah yang masih ada hingga saat ini di Cirebon, seperti masjid, vihara, makam, mercusuar, serta beragam benda bersejarah yang mencerminkan akulturasi budaya Tiongkok dengan budaya lokal Cirebon.

Dalam kesempatan ini, Imron berharap bahwa kerjasama ini akan memperkuat kedua wilayah dan membawa perkembangan yang lebih baik dalam sektor pariwisata dan budaya Kabupaten Cirebon.

Ia berkeyakinan bahwa ini adalah langkah awal untuk mempererat hubungan dengan kota-kota lain yang tergabung dalam Aliansi Kota Pelestarian Budaya Konservasi Jalur Sutera Maritim (CAMSR).

Baca Juga: Konflik Belum Berakhir, Serangan Israel Lumpuhkan Bandara Aleppo di Suriah

"Semoga dengan forum ini, kegiatan pariwisata dan budaya Kabupaten Cirebon akan makin maju dan berkembang, serta menjadi akses awal pemerintah daerah berinteraksi lebih baik dan modern dalam pergaulan global untuk mensejahterakan masyarakatnya," harapnya.

Di tempat yang sama, Deputy Chief of Guangzhou Culture, Television, Tourism Bureau Chief of Guangzhou Culture Heritage Bureau, Mr. Liu Xiao-Ming, menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak terkait di Indonesia yang telah memfasilitasi pertemuan ini.

Ia juga mengungkapkan visi bersama untuk mendorong perkembangan Jalur Sutera Maritim yang sudah berlangsung selama ribuan tahun.

Baca Juga: Rokok Ternyata Jadi Penyumbang Kemiskinan Kedua Terbesar di Indonesia Setelah Beras

"Lebih dari 2000 tahun yang lalu kapal-kapal dagang Tiongkok berlayar jauh hingga ke Indonesia, dan menciptakan sejarah legendaris di jalur Sutra Lautan Hindia," lanjutnya.

Liu Xiao-Ming menekankan pentingnya kerjasama dalam pelestarian warisan budaya Jalur Sutera Maritim serta berbagi pengalaman dan sumber daya untuk meningkatkan komunikasi budaya antara kedua wilayah.

Baca Juga: William Tanuwijaya Dibanjiri Kritikan Usai Jual Saham GOTO

Halaman:

Tags

Terkini