nasional

Bentrok Antara Simpatisan di Muntilan, 11 Motor Rusak dan 3 Rumah Warga Jadi Korban

Senin, 16 Oktober 2023 | 08:26 WIB
Sejumlah sepeda motor yang mengalami kerusakan parah akibat peristiwa Muntilan. (Foto: Twitter/@AKasuke327)

FAJARNUSA.COM—Sebanyak 11 sepeda motor dan tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat bentrok antara simpatisan yang terjadi di daerah Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (15/10/2023) sore.

Kejadian ini berlangsung di Jl. Magelang Jogja km 13 Kalangan, Pabelan, Mungkid, Magelang sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut laporan polisi yang diterima Republika, gesekan terjadi antara simpatisan PDIP dengan GPK.

Baca Juga: Konflik Belum Berakhir, Serangan Israel Lumpuhkan Bandara Aleppo di Suriah

"Rombongan laskar PDIP sepulang dari kegiatan lomba laskar Banteng Metu Kandang #3 dari lapangan Drh. Soepardi Sawitan Mungkid, Magelang melintas melewati jalan arah Palbapang menuju ke Muntilan," tulis laporan polisi yang diterima Republika, Ahad (15/10/2023) malam.

"Sesampainya di TKP, rombongan tersebut melakukan provokasi terhadap warga kemudian rombongan tersebut turun kejalan dan mendatangi warga dengan melempari batu, kemudian melakukan pengrusakan terhadap sepeda motor dan rumah warga," lanjutnya.

Akibat insiden tersebut, sebanyak 11 sepeda motor mengalami kerusakan dan tiga rumah warga mengalami kerusakan pada kaca jendelanya.

Baca Juga: Rokok Ternyata Jadi Penyumbang Kemiskinan Kedua Terbesar di Indonesia Setelah Beras

"Bahwa Diindikasikan rombongan pelaku pengrusakan adalah dari laskar BSM Muntilan. Bahwa kendaraan warga yg dirusak adalah milik anggota Ormas GPK," lanjut laporan tersebut. 

Pelaku pengrusakan diduga berasal dari laskar BSM Muntilan, dan kendaraan warga yang dirusak adalah milik anggota Ormas GPK.

Seorang warga bernama EH (31) dirawat di Rumah Sakit N21 karena terkena lemparan batu.

Baca Juga: William Tanuwijaya Dibanjiri Kritikan Usai Jual Saham GOTO

Barang bukti masih berada di lokasi, menunggu pimpinan GPK ATB Pujiyanto alias Yanto Petok.

Kapolresta Magelang, Kombes Pol Ruruh Wicaksono, mengungkapkan bahwa bentrok antar massa di Muntilan diduga terjadi karena perselisihan terkait insiden bleyeran di antara kelompok.

Salah satu kelompok yang telah menyelesaikan kegiatan di Magelang hendak pulang ke Yogyakarta, tetapi gesekan terjadi karena tak terima atas insiden bleyeran saat kedua kelompok bertemu di jalan.

Halaman:

Tags

Terkini