FAJARNUSA.COM — Krisis air bersih di Bekasi terjadi akibat air Kali Bekasi tercemar limbah pabrik di Kabupaten Bogor.
Kondisi air dibeberapa perumahan pun mati akibat terdampak pencemaran limbah air Kali Bekasi. Sehingga poduksi air baku milik Perumda Tirta Patriot dan PDAM Tirta Bhagasasi terganggu.
Warga pun sudah kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara puluhan kecamatan di Bekasi mengalami kekeringan ekstrim. Di beberapa tempat, surga sudah tidak mendapatkan air meskipun sudah menggali tanah puluhan meter.
Baca Juga: Album Member BTS Jungkook Seven Berhasil Sentuh 900 Juta Streamer di Spotify
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemarau kering di berbagai wilayah selesai di akhir bulan Oktober hingga November mendatang.
Menjelang akhir kemarau kering, informasi kekeringan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari wilayah Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Sejumlah warga meluapkan keluh kesahnya di beberapa platform internet seperti instagram. Salah satu pemegang akun @wil***.
Baca Juga: Beberapa Jurusan Atau Prodi Terlangka Yang Dimiliki Universitas Di Indonesia, Mau Daftar?
"Disuruh bayar pelayanan giliran di bayar airnya item kaya comberan terus bau, PT yang di pinggir aliran kali atau sungai lebih baik di gusur aja udah kalo masih buang limbah sembarangan" keluhnya.
Ada juga yang mempertanyakan bagaimana solusi untuk permasalahan ini, dan juga bertanya kemana perginya pj Walikota yang belum ada tindakan.
**